Xpander AP4 uji coba di lintasan reli. XRT
Xpander AP4 uji coba di lintasan reli. XRT

Balap Mobil

Menjadi Pembalap Bisa Dilakukan Sejak Dini

Ekawan Raharja • 04 Agustus 2020 16:40
Jakarta: Dewasa ini pekerjaan sebagai pembalap mobil bukanlah hal yang aneh lagi dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan untuk menjadi pembalap profesional, pendidikannya bisa dilakukan sejak dini.
 
Pereli Nasional, Rifat Sungkar, menjelaskan menjadi pembalap sekarang ini tidak selalu membutuhkan biaya mahal dan berstatus orang kaya. Jika ada anak yang ingin jadi pembalap, sekarang ini sudah bisa memulai pendidikannya melalui balap gokart.
 
"Belajar menjadi pembalap melalui melalui gokart bertujuan untuk menguasai dasar balapan, sensitivitas, serta teknik seperti balance manuver, akselerasi, dan pengereman. Balap gokart juga akan membuat seseorang menjadi kompetitif karena semua peserta dikelompokan sesuai dengan umurnya sehingga tidak akan dikucilkan karena kelompok umurnya sama," terang Rifat Sungkar melalui surat elektroniknya.
 
Dia pun menjelaskan bahkan untuk anak usia 10 tahun sudah bisa mengikuti balap gokart. Setelah dirasa cukup, anak bisa memilih untuk melanjutkan ke jenjang yang disukai seperti balap formula atau reli.
 
Rifat yang juga bergabung sebagai Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) juga menekankan menjadi seorang pereli bisa dimulai dari bawah dan sejak usia dini. Sekarang ini dengan tinggi badan yang sudah mencukupi syarat, maka sudah bisa ikut balap reli.
 
Selain itu mendapatkan izin dari orangtua juga penting karena pada usia dini pasti belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi). Walaupun baik reli dan sprit rally berada di Kawasan tertutup dan tidak melibatkan jalan umum.
 
“Dari gokart bisa lompat ke reli. Kalau reli, tidak perlu pakai mobil 4WD. Di reli itu paling enak mulainya di kelas F1, yaitu sedan 1.500 cc yang mobilnya bisa di-upgrade dari mobil-mobil bekas balap ISSOM. Karena di ISSOM itu tiap 3 atau 5 tahun sekali itu mobilnya ganti, ada 20 mobil selesai karena ganti muka, ganti model," sambungnya.
 
Soal spesifikasi sendiri sekarang ini sudah banyak mobil reli yang menggunakan transmisi otomatis. Selain itu untuk spesifikasi gearbox, mesin, dan banyak komponen lainnya bisa menggunakan mobil balap bekas ISSOM.
 
Lantas berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah mobil reli? "Modal awal yang perlu dikeluarkan untuk mobil Rp 150 – 200 jutaan,” tambahnya.
 
Dalam proses menjadi pembalap tentu harus ada target. Rifat membeberkan kalau seorang pembalap juga harus berpacu dengan umur dan menjaga agar jangan sampai terjadi penurunan prestasi di tahun berikutnya. Karena jika sudah mencapai usia 30 tahun untuk bisa kompetitif di ajang balap apapun jenisnya akan sulit. Selain itu Rifat juga menyatakan sikap disiplin dan menghargai peralatan balap milik sendiri adalah hal yang sangat penting.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan