Volkswagen gunakkan software pengecoh saat uji emisi. Independent
Volkswagen gunakkan software pengecoh saat uji emisi. Independent

Kaleidoskop Otomotif

Skandal Dieselgate Volkswagen Kejutkan Industri Otomotif Dunia

M. Bagus Rachmanto • 25 Desember 2015 11:22
medcom.id, Jakarta: Memang sangat mengejutkan, produsen mobil terbesar di dunia, terlibat dalam kecurangan tes emisi diesel. Volkswagen (VW) telah  membuat penipuan besar selama bertahun-tahun.
 
Cerita bermula pada September lalu, saat lembaga pelindungan lingkungan (Environmental Protection Agency/EPA) di Amerika Serikat, mendapati mesin diesel VW menggunakan software khusus. Temuan EPA menyebutkan, terdapat perangkat (software) pengecoh kadar emisi di mobil-mobil diesel produksi VW sejak 2008.
 
Beberapa fakta ditemukannya skandal software pengecoh uji emisi ini, telah diakui oleh pihak VW. Seperti perangkat ini hanya diaktifkan selama tes emisi, dan tes tersebut hanya berhubungan dengan emisi partikulat bukan gas rumah kaca. VW juga mengatakan lima juta mobil terpengaruh, termasuk versi dari Golf, Beetle, Jetta dan Passat yang diproduksi sejak 2009.
 
Selain itu, 2,1 juta Audi terpengaruh, serta 1,2 juta Skoda. Meskipun skandal itu berasal dari Amerika, hal itu mempengaruhi VW di seluruh dunia. Dari 2,1 juta Audi yang menggunakkan perangkat lunak nakal, lebih dari setengahnya dijual di Eropa Barat.
 
Leonardo di Caprio, aktor yang juga menjabat sebagai duta perubahan iklim global PBB ikut merasa geram. Bahkan ia bermaksud untuk mengangkat kisah tentang ikon raksasa mobil Jerman itu, yang telah membuat penipuan besar selama bertahun-tahun.
 
Selama ini, banyak orang berpikir telah membantu lingkungan dengan mengendarai mobil VW. Kenyataannya, mobil tersebut memancarkan emisi 40 kali lebih besar dari peraturan yang diperbolehkan.
Seperti diberitakan, perusahaan Volkswagen terancam denda USD18 miliar (sekitar Rp252 triliun) dari US Environmental Protection Agency, atas manipulasi hasil uji emisi mobil-mobil produk VW yang terungkap di Amerika.

Barangkali 2015 bakal jadi tahun yang paling kelam dalam sejarah industri otomotif Volkswagen. Pasalnya pabrikan Jerman tersebut harus menanggung kerugian mencapai Rp51,9 triliun, akibat skandal emisi mesin diesel mereka. Ini adalah untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir, laporan triwulan ketiga keuangan mereka minus. VW pun harus menarik 11 juta unit kendaraan yang terkena dampak kasus ini, belum lagi kepercayaan konsumen yang ikut menurun.
 
Kiranya ini dapat dijadikan pelajaran semua pihak, tidak hanya bagi pabrikan mobil terbesar dunia. Penting bagi kita sebagai masyarakat dunia untuk menjaga dunia agar terbebas dari polusi, untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan hidup anak cucu kita, dengan udara yang lebih bersih dan sehat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan