DKI Jakarta: Di tengah gempuran mobil-mobil listrik dari China, Jetour T2 hadir dengan membawa teknologi internal combustion engine (ICE) naturally aspirated (NA). Mobil ini bisa menjadi 'oase' bagi para petrol head yang inginkan mobil bermesin NA, namun tetap menawarkan fitur-fitur modern dalam mendukung berkendara yang aman serta nyaman.
Kali ini test driver Medcom.id mencoba T2 untuk digunakan sehari-hari beraktivitas di Jabodetabek. Meski mobil ini memiliki kemampuan untuk di melintasi jalan offroad, namun ternyata mumpuni diajak onroad.
Mesin 2.0 TGDI yang ditawarkan memiliki tenaga hingga 245 PS dan torsi 375 Nm tergolong sangat bertenaga dan sangat berlebih untuk sehari-hari. Terlebih mobil seharga Rp588.000.000 (on the road DKI Jakarta) ini dibekali dengan enam mode berkendara yang terdiri atas Eco, Normal, Sport, Snow, Mud, Sand, Rock, dan X-Mode.
Ketika masuk ke mode Eco, memang terasa tenaga mobil tertahan ketika memulai perjalanan. Namun berbeda ketika masuk ke model Normal, tenaganya mulai terasa dan rasa-rasanya ini sangat cocok untuk digunakan di kondisi jalanan dengan karakter stop n go.
Sedangkan masuk ke mode Sport, mesin 2.0 TGDI menunjukan performanya bahwasanya tenaga yang ditawarkan tidak 'kaleng-kaleng'.
Baca Juga:
Cek Cicilan Kredit Jetor T2, Mulai dari Rp12 Jutaan
Perjalanan yang Stabil dan Percaya Diri
Di jalan, T2 sukses mencuri perhatian pengguna jalan lainnya dengan dimensi 4.785 mm x 2.006 mm x 1.880 mm didukung boxy design. Meski berukuran besar dan mengusung konsep sport utility vehcle (SUV), kenyamanan T2 patut diacungi jempol.
Sensasi berkendara penumpang jauh dari kata limbung. Kombinasi suspensi yang empuk dan sasis monokok yang membuatnya lebih stabil saat berakselerasi atau bermanuver.
Bagi yang tidak biasa mengemudi dengan mobil besar juga tidak perlu khawatir. T2 dipersenjatai Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite generasi terbaru. Forward Collision Warning, Rear Collision Warning, Advanced Emergency Braking, Blind Spot Detection, hingga Lane Change Warning siap membantu pengemudi selama berkendara.
Parkir pun juga tergolong mudah berkat kombinasi layar head unit berukuran jumbo 15,6-inch dan 540° Panoramic Camera. Fitur ini memberikan visibilitas yang jelas ke sekeliling mobil dan mempermudah ketika parkir seri maupun pararel.
Baca Juga:
Suzuki Fronx VS Daihatsu Rocky, Lebih Irit Mana?
Kesimpulan
T2 menawarkan kombinasi performa mesin bertenaga, kenyamanan berkendara, dan teknologi modern yang membuatnya tetap menarik di tengah tren mobil listrik. Karakter SUV boxy dengan dukungan fitur ADAS lengkap serta kemampuan onroad dan offroad yang mumpuni menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta mobil bermesin konvensional.
DKI Jakarta: Di tengah gempuran mobil-
mobil listrik dari China,
Jetour T2 hadir dengan membawa
teknologi internal combustion engine (ICE)
naturally aspirated (NA). Mobil ini bisa menjadi 'oase' bagi para
petrol head yang inginkan mobil bermesin NA, namun tetap menawarkan fitur-fitur modern dalam mendukung berkendara yang aman serta nyaman.
Kali ini test driver Medcom.id mencoba T2 untuk digunakan sehari-hari beraktivitas di Jabodetabek. Meski mobil ini memiliki kemampuan untuk di melintasi jalan offroad, namun ternyata mumpuni diajak onroad.
Mesin 2.0 TGDI yang ditawarkan memiliki tenaga hingga 245 PS dan torsi 375 Nm tergolong sangat bertenaga dan sangat berlebih untuk sehari-hari. Terlebih mobil seharga Rp588.000.000 (on the road DKI Jakarta) ini dibekali dengan enam mode berkendara yang terdiri atas Eco, Normal, Sport, Snow, Mud, Sand, Rock, dan X-Mode.
Ketika masuk ke mode
Eco, memang terasa tenaga mobil tertahan ketika memulai perjalanan. Namun berbeda ketika masuk ke model
Normal, tenaganya mulai terasa dan rasa-rasanya ini sangat cocok untuk digunakan di kondisi jalanan dengan karakter stop n go.
Sedangkan masuk ke mode Sport, mesin 2.0 TGDI menunjukan performanya bahwasanya tenaga yang ditawarkan tidak 'kaleng-kaleng'.
Perjalanan yang Stabil dan Percaya Diri
Di jalan, T2 sukses mencuri perhatian pengguna jalan lainnya dengan dimensi 4.785 mm x 2.006 mm x 1.880 mm didukung boxy design. Meski berukuran besar dan mengusung konsep sport utility vehcle (SUV), kenyamanan T2 patut diacungi jempol.
Sensasi berkendara penumpang jauh dari kata limbung. Kombinasi suspensi yang empuk dan sasis monokok yang membuatnya lebih stabil saat berakselerasi atau bermanuver.
Bagi yang tidak biasa mengemudi dengan mobil besar juga tidak perlu khawatir. T2 dipersenjatai Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite generasi terbaru. Forward Collision Warning, Rear Collision Warning, Advanced Emergency Braking, Blind Spot Detection, hingga Lane Change Warning siap membantu pengemudi selama berkendara.
Parkir pun juga tergolong mudah berkat kombinasi layar head unit berukuran jumbo 15,6-inch dan 540° Panoramic Camera. Fitur ini memberikan visibilitas yang jelas ke sekeliling mobil dan mempermudah ketika parkir seri maupun pararel.
Kesimpulan
T2 menawarkan kombinasi performa mesin bertenaga, kenyamanan berkendara, dan teknologi modern yang membuatnya tetap menarik di tengah tren mobil listrik. Karakter SUV boxy dengan dukungan fitur ADAS lengkap serta kemampuan onroad dan offroad yang mumpuni menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta mobil bermesin konvensional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)