Jaecoo J7 SHS-P. Jaecoo
Jaecoo J7 SHS-P. Jaecoo

Omoda & Jaecoo Kantongi Sertifikasi Keselamatan untuk Sistem Bantuan Berkendara Cerdas

Ekawan Raharja • 01 Juli 2026 09:13
Ringkasnya gini..
  • Omoda & Jaecoo meraih sertifikasi RDW setelah lolos audit Safety Management System UN/ECE R171.
  • Sertifikasi ini mengakui sistem bantuan berkendara cerdas Omoda & Jaecoo telah memenuhi standar Uni Eropa.
  • Omoda & Jaecoo juga mengandalkan teknologi Super Intelligent Valet Parking untuk mendukung mobilitas yang aman dan praktis.
DKI Jakarta: Omoda & Jaecoo kembali memperkuat posisinya di pasar kendaraan elektrifikasi dan teknologi pintar global setelah berhasil lolos audit Safety Management System (SMS) UN/ECE R171. Atas pencapaian tersebut, merek otomotif ini memperoleh sertifikasi dari Netherlands Vehicle Authority (RDW) atau Otoritas Kendaraan Belanda.
 
Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan sistem keselamatan berkendara cerdas yang dikembangkan Omoda & Jaecoo telah memenuhi standar yang berlaku di Uni Eropa. Pencapaian ini sekaligus memperkuat langkah perusahaan dalam mengembangkan teknologi kendaraan pintar untuk pasar global.
 
UN/ECE R171 merupakan regulasi wajib bagi kendaraan yang mengusung Driver Control Assistance Systems (DCAS) atau sistem bantuan pengemudi cerdas di pasar Uni Eropa.

Regulasi tersebut mengatur berbagai persyaratan kepatuhan mulai dari proses pengembangan hingga implementasi sistem keselamatan, sehingga menjadi salah satu tolok ukur penting dalam industri otomotif global.
 
Bagi Omoda & Jaecoo, pencapaian ini tidak hanya menjadi bukti pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang mengutamakan aspek keselamatan tanpa mengurangi pengalaman berkendara.

Baca Juga:
Changan Buka Pre-Book Deepal S05, Tersedia Teknologi BEV dan REEV


Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengatakan teknologi cerdas seharusnya tidak hanya dipandang sebagai sekumpulan fitur teknis.
 
“Teknologi cerdas tidak boleh direduksi menjadi sekadar spesifikasi teknis semata. Sebaliknya, teknologi ini merepresentasikan sebuah gaya hidup mobilitas masa depan yang diciptakan bersama para pengguna muda di seluruh dunia melalui komitmen bersama,” ucap Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, melalui keterangan resminya.

Bangun Sistem Keselamatan Terintegrasi

Untuk memenuhi standar tersebut, Omoda & Jaecoo mengembangkan sistem manajemen keselamatan yang mengintegrasikan berbagai standar industri.
 
Perusahaan menggabungkan aspek functional safety, Safety Of The Intended Functionality (SOTIF), serta sistem keselamatan berbasis kecerdasan buatan (AI) ke dalam satu proses manajemen keselamatan bantuan pengemudi yang terstandarisasi.
 
Pendekatan ini dirancang agar seluruh proses dapat diterapkan secara konsisten, terdokumentasi, dan dapat ditelusuri, sehingga mendukung pemenuhan persyaratan audit UN/ECE R171 sekaligus memperkuat daya saing produk di pasar otomotif Eropa.

Baca Juga:
Libur Sekolah Tiba, Harga Rental Mobil di Bali Mulai Rp100 Ribuan per Hari


Menurut perusahaan, sertifikasi RDW UN/ECE R171 tidak hanya menunjukkan kemampuan teknologi keselamatan yang dimiliki, tetapi juga menjadi bentuk komitmen dalam mengembangkan inovasi kendaraan pintar untuk masa depan.

Usung Teknologi Parkir Otonom

Selain pengembangan sistem keselamatan, Omoda & Jaecoo juga memperkenalkan teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) sebagai salah satu fitur unggulan pada sistem bantuan berkendara cerdas.
 
Teknologi ini mengusung kemampuan "Come to You. Park for You", yang memungkinkan kendaraan melakukan parkir otomatis maupun dipanggil dari jarak jauh hanya melalui aplikasi pada smartphone.
 
Sistem tersebut dirancang untuk menangani berbagai kondisi, mulai dari cuaca ekstrem, area parkir sempit, parkiran bawah tanah yang kompleks, hingga berbagai skenario berkendara lainnya.
 
Meski menawarkan fitur otomatis, perusahaan menegaskan bahwa teknologi tersebut tetap dirancang mengikuti batasan keselamatan pada sistem assisted driving melalui pembatasan skenario penggunaan serta peringatan keselamatan kepada pengguna.
 
“Hal ini guna meningkatkan kenyamanan gaya hidup anak muda dan konsumen di seluruh dunia secara mulus. Di saat yang sama, fitur ini secara ketat mematuhi batas-batas keselamatan berkendara dengan bantuan assisted driving, memperkuat garis dasar keselamatan teknologi melalui batasan skenario dan peringatan keselamatan yang jelas,” ujarnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan