Agam: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, memasang stiker imbauan pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada kendaraan yang diketahui menunggak pajak. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Agam, Helton, mengatakan pemasangan stiker melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lubuk Basung, TNI, Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Agam, Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, serta instansi terkait lainnya.
"Ada puluhan petugas yang turun untuk memeriksa kendaraan belum membayar pajak," kata Helton, dikutip dari Antara.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terparkir di kompleks perkantoran Bupati Agam dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung. Pengecekan status pajak kendaraan dilakukan menggunakan aplikasi Signal.
Baca Juga:
Apa Saja Keuntungan Memiliki SIM Digital?
Kendaraan yang teridentifikasi belum melunasi kewajiban pajak akan dipasangi stiker bertuliskan, "kendaraan ini menunggak pajak, ayo segera membayar di Samsat terdekat".
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
"Stiker yang kita pasang berupa imbauan agar pemilik kendaraan segera membayar pajak kendaraannya," katanya.
Helton menjelaskan, pemasangan stiker merupakan bagian dari program edukatif dan pembinaan kepada masyarakat sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026. Menurut dia, langkah tersebut juga menjadi bentuk antisipasi agar kendaraan yang menunggak pajak tidak terjaring dalam operasi kepolisian yang akan datang.
"Jangan nanti kendaraan mereka diamankan petugas saat operasi," katanya.
Baca Juga:
Siap-Siap, Harga Wuling Eksion Bakalan Segera Naik
Selain sebagai sarana edukasi, pemasangan stiker juga bertujuan meningkatkan realisasi penerimaan dari opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang masih menunggak.
"Apabila seluruh kendaraan membayar PKB dan BBNKB maka pendapatan asli daerah akan meningkat," katanya.
Agam: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam,
Sumatera Barat, memasang stiker imbauan pelunasan
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada kendaraan yang diketahui menunggak pajak. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan
wajib pajak sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Agam, Helton, mengatakan pemasangan stiker melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lubuk Basung, TNI, Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Agam, Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, serta instansi terkait lainnya.
"Ada puluhan petugas yang turun untuk memeriksa kendaraan belum membayar pajak," kata Helton, dikutip dari Antara.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terparkir di kompleks perkantoran Bupati Agam dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung. Pengecekan status pajak kendaraan dilakukan menggunakan aplikasi Signal.
Kendaraan yang teridentifikasi belum melunasi kewajiban pajak akan dipasangi stiker bertuliskan, "kendaraan ini menunggak pajak, ayo segera membayar di Samsat terdekat".
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
"Stiker yang kita pasang berupa imbauan agar pemilik kendaraan segera membayar pajak kendaraannya," katanya.
Helton menjelaskan, pemasangan stiker merupakan bagian dari program edukatif dan pembinaan kepada masyarakat sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026. Menurut dia, langkah tersebut juga menjadi bentuk antisipasi agar kendaraan yang menunggak pajak tidak terjaring dalam operasi kepolisian yang akan datang.
"Jangan nanti kendaraan mereka diamankan petugas saat operasi," katanya.
Selain sebagai sarana edukasi, pemasangan stiker juga bertujuan meningkatkan realisasi penerimaan dari opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang masih menunggak.
"Apabila seluruh kendaraan membayar PKB dan BBNKB maka pendapatan asli daerah akan meningkat," katanya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)