Molybdenum, jadi trik Ecstar bikin pelumas yang mampu melindungi jeroan mesin kendaraan. medcom.id/Ahmad Garuda
Molybdenum, jadi trik Ecstar bikin pelumas yang mampu melindungi jeroan mesin kendaraan. medcom.id/Ahmad Garuda

Teknis Pelumas

Molybdenum, Trik Ecstar Lindungi Jeroan Mesin

Otomotif oli motor oli mobil tips knowledge
Ahmad Garuda • 12 Februari 2020 09:40
Jakarta: Setiap perusahaan pelumas, dipastikan punya rahasia tersendiri membuat formulasi pelumas yang ampuh melindungi mesin meski bekerja dalam suhu yang ekstrim sekali pun. Hal ini juga yang dilakukan oleh Ecstar dalam memproduksi pelumas terbarunya untuk semua mesin Suzuki.
 
Lalu apa yang sebenarnya jadi rahasia pelumas tersebut yang notabene malah diluncurkan sendiri oleh brand berlogo S Prisma itu? Menurut Spare Part Departement Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Ignatius Ratrianto melalui pernyataan persnya, bahwa mereka mengandalkan kandungan molybdenum.
 
"Molybdenum adalah kandungan pelumas yang berfungsi sebagai friction modifier sebagai pembentuk lapisan khusus di atas permukaan metal dalam mesin. Ia berfungsi sebagai obat untuk mengurangi daya gesek antar permukaan komponen mesin. Imbasnya adalah performa mesin yang lebih baik," ujar Ratrianto sapaan akrabnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari penjelasan lebih lanjut yang Ia berikan, Anto memberikan gambaran soal bagaimana cara kerja kandungan molybdenum tersebut. Yaitu dengan cara membentuk lapisan keras secara otomatis di antara komponen mesin, sehingga gesekan antar komponen tersebut tidak langsung.
 
Bahan Bakar jadi Lebih Irit
Ia pun menilai bahwa pelumas yang mampu memberikan kebutuhan perlindungan terhadap mesin, tentu juga akan berdampak terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih baik atau lebih irit.
 
"MInimnya gesekan antar komponen mesin, itu akan berdampak terhadap peningkatan penghematan konsumsi bahan bakar di sebuah mesin. Lantaran mesin bekerja dengan enteng dan gesekan yang terjadi tidak membuat power mesin berkurang."
 
Namun, namanya pelumas, Anto menegaskan bahwa penggantiannya harus mengikuti prosedur yang berlaku. Lantaran sebagus apa pun pelumas, pasti akan ada masa ekspired-nya meski saat kendaraan jarang digunakan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif