Volvo Seri 264 GL 1978. Motorgrouplic
Volvo Seri 264 GL 1978. Motorgrouplic

Masa Kejayaan Mobil Menteri di Era Soeharto

Otomotif mobil presiden
M. Bagus Rachmanto • 25 Agustus 2019 15:00
Jakarta: Penggantian mobil dinas untuk pejabat negara merupakan hal wajar, terlebih fasilitas yang diberikan tersebut digunakan untuk menunjang pelaksaaan tugasnya. Namun, hal itu juga perlu dibarengi dengan kinerja para pejabat negara itu.
 
Menarik, umumnya jenis atau model mobil yang digunakan sang menteri akan berbeda pada setiap era pemerintahan, dan mengikuti perkembangan industri otomotif yang ada pada masa itu.
 
Sebagai perbandingan, mobil menteri era Presiden Soekarno pasti akan berbeda dengan era Presiden Joko Widodo. Bisa jadi karena sudah tidak laik pakai karena jam terbangnya yang tinggi, atau bisa jadi pabrikan sudah tidak memproduksi lagi untuk jenis yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kan menteri mobilitasnya tinggi, jadi wajar saja kalau harus ganti mobil," kata pengamat ekonomi Universitas Indonesia, Lana Soelistyaningsih saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 23 Agustus 2019.
Masa Kejayaan Mobil Menteri di Era SoehartoMasa Kejayaan Mobil Menteri di Era SoehartoMasa Kejayaan Mobil Menteri di Era Soeharto
Bicara soal mobil menteri dari masa ke masa, jenis sedan masih jadi pilhan utama. Pada era Presiden Soeharto, brand Volvo menjadi tunggangan para menterinya.
 
Pada waktu itu seluruh menteri mendapat jatah Volvo Seri 264 GL yang berkesan eksklusif dan mewah dipakai sejak 1978. Seperti diketahui Volvo 264 GL,mengusung mesin Volvo V6 PRV Automatic 2.664 cc 6 silinder, merupakan pengembangan dari 264 DL yang didesain Jan Wilsgaard.
 
Meski dengan tipe berbeda, penggunaan mobil pabrikan Swedia itu pun berlanjut pada era Presiden BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, hingga Megawati Soekarnoputri, yakni Volvo 960.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif