DKI Jakarta: Honda menjadi salah satu pabrikan yang menawarkan lini produk yang cukup beragam, mulai dari segmen entry level low cost green car (LCGC) sampai sportcar di atas Rp1 miliar. Melihat banyaknya mobil yang ditawarkan, bos baru Honda Indonesia memiliki rencana khusus untuk bisa meningkatkan penjualan perusahaan.
President Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Masanao Kataoka, mengakui akan mempelajari karakteristik konsumen dan kondisi industri otomotif nasional. Langkah ini dinilai penting untuk menetapkan strategi ke depan, khususnya pengembangan produk.
“Kami memiliki banyak line-up secara global, tetapi di Indonesia kami ingin memahami lebih dulu kebutuhan pelanggan. Kami ingin mendengar langsung suara konsumen,” ujar Kataoka pada Senin (30-3-2026) di Sunter Jakarta Utara.
Dia menilai Indonesia memiliki karakteristik konsumen yang berbeda dengan negara lainnya. Sehingga penerapan strategi di sini tidak bisa diseragamkan begitu saja.
Baca Juga:
Manfaatkan Fitur Ini di Xpeng G6, Parkir Anti Ribet
Pria yang pernah bekerja di Filipina dan Malaysia itu juga melihat citra Honda di mata konsumen Indonesia unggul di aspek performa dan kualitas. Namun diantara itu, masih ada 'ruang-ruang' untuk disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri.
“Kami ingin menerjemahkan kebutuhan pelanggan Indonesia ke dalam produk kami. Jadi bukan hanya menghadirkan model, tetapi memastikan model tersebut relevan,” tuturnya.
Segmen Mobil Listrik Bakal Diperkuat
Kataoka juga mengakui menyinggung perihal elektrifikasi. Menurutnya, dia akan memperkuat segmen ini karena juga sejalan dengan rencana pemerintah. “Saya mendengar pemerintah Indonesia juga mulai memperkenalkan kebijakan kendaraan elektrifikasi. Jadi, kami harus mengikuti arahan pemerintah,” ujar Kataoka.
Sebelumnya, perusahaan sudah memberikan sinyal akan meluncurkan mobil listrik murni serta penyegaran dua model hybrid pada tahun 2026. Khusus untuk mobil listrik, banyak yang menerka kehadiran Honda Super One.
Baca Juga:
Cek Ban hingga Rem, Ini Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Setelah Mudik
Sedangkan untuk saat ini segmen elektrifikasi Honda Indonesia mayoritas berisikan mobil-mobil hybrid. Sebut saja Step WGN Hybrid, HR-V Hybrid, Civic RS Hybrid, CR-V Hybrid, serta Accord Hybrid.
“Saat ini kami sudah memiliki beberapa model hybrid, sehingga kami masih mempertimbangkan strategi bagaimana memperkenalkan model-model kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia,” jelasnya.
DKI Jakarta: Honda menjadi salah satu pabrikan yang menawarkan lini produk yang cukup beragam, mulai dari segmen entry level low cost green car (
LCGC) sampai sportcar di atas Rp1 miliar. Melihat banyaknya mobil yang ditawarkan, bos baru Honda Indonesia memiliki rencana khusus untuk bisa meningkatkan penjualan perusahaan.
President Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Masanao Kataoka, mengakui akan mempelajari karakteristik konsumen dan kondisi industri otomotif nasional. Langkah ini dinilai penting untuk menetapkan strategi ke depan, khususnya pengembangan produk.
“Kami memiliki banyak line-up secara global, tetapi di Indonesia kami ingin memahami lebih dulu kebutuhan pelanggan. Kami ingin mendengar langsung suara konsumen,” ujar Kataoka pada Senin (30-3-2026) di Sunter Jakarta Utara.
Dia menilai Indonesia memiliki karakteristik konsumen yang berbeda dengan negara lainnya. Sehingga penerapan strategi di sini tidak bisa diseragamkan begitu saja.
Pria yang pernah bekerja di Filipina dan Malaysia itu juga melihat citra Honda di mata konsumen Indonesia unggul di aspek performa dan kualitas. Namun diantara itu, masih ada 'ruang-ruang' untuk disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri.
“Kami ingin menerjemahkan kebutuhan pelanggan Indonesia ke dalam produk kami. Jadi bukan hanya menghadirkan model, tetapi memastikan model tersebut relevan,” tuturnya.
Segmen Mobil Listrik Bakal Diperkuat
Kataoka juga mengakui menyinggung perihal elektrifikasi. Menurutnya, dia akan memperkuat segmen ini karena juga sejalan dengan rencana pemerintah. “Saya mendengar pemerintah Indonesia juga mulai memperkenalkan kebijakan kendaraan elektrifikasi. Jadi, kami harus mengikuti arahan pemerintah,” ujar Kataoka.
Sebelumnya, perusahaan sudah memberikan sinyal akan meluncurkan mobil listrik murni serta penyegaran dua model hybrid pada tahun 2026. Khusus untuk mobil listrik, banyak yang menerka kehadiran Honda Super One.
Sedangkan untuk saat ini segmen elektrifikasi Honda Indonesia mayoritas berisikan mobil-mobil hybrid. Sebut saja Step WGN Hybrid, HR-V Hybrid, Civic RS Hybrid, CR-V Hybrid, serta Accord Hybrid.
“Saat ini kami sudah memiliki beberapa model hybrid, sehingga kami masih mempertimbangkan strategi bagaimana memperkenalkan model-model kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)