Cara kerja traction control mencegah roda berhenti. Road & Track
Cara kerja traction control mencegah roda berhenti. Road & Track

Mengenal Cara Kerja Traction Control di Mobil

Otomotif safety driving
M. Bagus Rachmanto • 09 Oktober 2019 11:19
Jakarta: Sebagian mobil keluaran terbaru telah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan terbaru, seperti traction control yang berfungsi mencegah terjadinya selip di roda ketika sedang berakselerasi.
 
Menurut Jusri Pulubuhu, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), sebagai sistem keamanan cara kerja traction control berlawanan dengan anti-lock braking system (ABS) yang fungsinya mencegah roda berhenti.
 
Saat berbelok menikung, pengemudi pada dasarnya harus mengontrol tiga hal sekaligus: akselerasi, pengereman dan kemudi. Tentu sedikit rumit untuk melakukannya, apalagi bila pengemudi tidak terlalu mahir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Traction control akan membantu pengemudi melakukan hal tersebut. Sistem akan mengerem secara otomatis terhadap masing-masing roda sehingga menjaga mobil untuk berbelok secara aman. Selain itu, power pada mesin juga disesuaikan agar roda tetap mempertahankan daya cengkeram.
 
Pengereman pun tidak dilakukan sembarangan. Setiap roda akan diberikan kekuatan rem sendiri-sendiri yang bisa jadi tidak sama kuat, tergantung dengan kebutuhan roda itu sendiri. Sensor akan menilai seberapa kuat rem dibutuhkan pada satu roda. Dengan begitu, mobil tidak akan tergelincir karena roda yang tiba-tiba berhenti.
 
Mengenal Cara Kerja Traction Control di Mobil
 
Ia menyebutkan, bahwa traction control bekerja ketika sensor mendeteksi salah satu roda atau lebih ada yang berputar lebih cepat. Maka sistem ini akan segera memerintahkan rem untuk menyesuaikan putaran roda tersebut agar sama seperti roda yang lainnya.
 
Traction control aktif sesaat ketika mobil hendak menikung. Secara otomatis, sistem akan memberikan cengkeraman pada masing-masing roda untuk mengerem dengan kekuatan tertentu. Misalnya, kendaraan menikung dengan kecepatan yang terlalu tinggi sehingga berpotensi membawa mobil tergelincir. Traction control akan secara perlahan melakukan pengereman hingga mobil dapat berbelok dengan lembut dan aman.
 
Jusri mencontohkan, mobil yang salah satu rodanya terperosok ke dalam tanah dan tidak dapat berjalan karena licin. Bagi mobil yang sudah dilengkapi traction control, fitur ini sangat membantu.
 
Karena fitur ini akan menahan roda yang berputar berlebih (tidak terperosok) melalui rem, dan tenaga dari mesin akan kembali tersalurkan secara merata dan seimbang ke kedua bagian roda belakang.
 
"Traction control juga sebagai sistem pengereman langsung ke masing-masing roda, rem roda depan akan mencegah oversteer dan rem roda belakang mencegah understeer. Selain itu sistem ini juga mengurangi tenaga mesin sampai mobilnya terkontrol kembali."

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif