medcom.id, Jakarta: PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengajak tim Metrotvnews.com untuk berkunjung ke Sunter Assembly Plant Line 2. Merek otomotif asal Jepang ini membeberkan bagaimana mereka merakit mobil mereka sebelum akhirnya di jual ke konsumen.
Rudy Ardiman, Corporate Planning Division Head PT ADM, menjelaskan bahwa pabrik Daihatsu di Sunter merupakan salah satu yang terbaik. Kualitasnya sudah teruji dan bisa melebihi pabrik Daihatsu di Eropa.
"Karena kami bagian dari grup Toyota, tentu saja kami pernah diaudit sama mereka. Hasilnya kualitas kami global dan termasuk first class, melebihi pabrik di Inggris dan Turki," terangnya pada Rabu (16/3/2016)di sela konferensi pers 'How to Make a Car'.
Salah satu keungulan dari Sunter Assembly Plant secara keseluruhan adalah efektivitas produksi mobil di lahan yang kecil. Bahkan dalam satu line produksi, mereka bisa merakit beberapa model kendaraan sekaligus.
"Lahan Sunter Assembly Plant hanya 12,7 hektar. Jika dibandingkan dengan pabrikan lain, pabrik ini terbilang kecil. Namun kami memiliki konsep Slim, Simple, dan Compat (SSC) sehingga efektivitas produksi tetap terjaga," lanjut Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT ADM, dikesempatan yang sama.
Amelia pun melanjutkan dengan konsep SSC, produksi mobil sendiri tidak hanya secara horizontal maju, namun juga mundur. Kemudian PT ADM juga memproduksi mobil secara vertikal, sehingga dalam satu line dapat memproduksi beragam jenis mobil.
Sunter Assembly Plant sendiri per tahunnya dapat memproduksi mobil 330.000 unit kendaraan per tahun. "untuk line 2 setiap 69 detik terdapat satu mobil yang terakit, dimana kapasitas produksi perhari kami mencapai sekitar 700 unit," terang Dian Kurniawan selaku Departemen Assembling 2 Sunter Assembly Plant PT ADM.
Dian pun melanjutkan di Sunter Assembly Plant memproduksi Grand Max, Terios dan Rush, Xenia dan Avanza, serta Luxio. "Sampai saat ini, efisiensi keberhasilan produksi pabrik ini mencapai 98 persen, dan dua persen yang error," tutup dian.
medcom.id, Jakarta: PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengajak tim Metrotvnews.com untuk berkunjung ke Sunter Assembly Plant Line 2. Merek otomotif asal Jepang ini membeberkan bagaimana mereka merakit mobil mereka sebelum akhirnya di jual ke konsumen.
Rudy Ardiman, Corporate Planning Division Head PT ADM, menjelaskan bahwa pabrik Daihatsu di Sunter merupakan salah satu yang terbaik. Kualitasnya sudah teruji dan bisa melebihi pabrik Daihatsu di Eropa.
"Karena kami bagian dari grup Toyota, tentu saja kami pernah diaudit sama mereka. Hasilnya kualitas kami global dan termasuk
first class, melebihi pabrik di Inggris dan Turki," terangnya pada Rabu (16/3/2016)di sela konferensi pers 'How to Make a Car'.
Salah satu keungulan dari Sunter Assembly Plant secara keseluruhan adalah efektivitas produksi mobil di lahan yang kecil. Bahkan dalam satu
line produksi, mereka bisa merakit beberapa model kendaraan sekaligus.
"Lahan Sunter Assembly Plant hanya 12,7 hektar. Jika dibandingkan dengan pabrikan lain, pabrik ini terbilang kecil. Namun kami memiliki konsep
Slim, Simple, dan Compat (SSC) sehingga efektivitas produksi tetap terjaga," lanjut Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT ADM, dikesempatan yang sama.
Amelia pun melanjutkan dengan konsep SSC, produksi mobil sendiri tidak hanya secara horizontal maju, namun juga mundur. Kemudian PT ADM juga memproduksi mobil secara vertikal, sehingga dalam satu line dapat memproduksi beragam jenis mobil.
Sunter Assembly Plant sendiri per tahunnya dapat memproduksi mobil 330.000 unit kendaraan per tahun. "untuk line 2 setiap 69 detik terdapat satu mobil yang terakit, dimana kapasitas produksi perhari kami mencapai sekitar 700 unit," terang Dian Kurniawan selaku Departemen Assembling 2 Sunter Assembly Plant PT ADM.
Dian pun melanjutkan di Sunter Assembly Plant memproduksi Grand Max, Terios dan Rush, Xenia dan Avanza, serta Luxio. "Sampai saat ini, efisiensi keberhasilan produksi pabrik ini mencapai 98 persen, dan dua persen yang error," tutup dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)