Ilustrasi. Autogear.id/Alun
Ilustrasi. Autogear.id/Alun

Industri Otomotif

Punya 1.000 Toko, Planet Ban Tidak Hanya Jualan Karet Bundar Motor

Ekawan Raharja • 25 Agustus 2022 15:00
Jakarta: Planet Ban dikenal sebagai toko yang menjual berbagai jenis ban untuk sepeda motor. Lambat laun mereka kemudian berinovasi tidak hanya sekadar menjual ban, namun juga menjajakan pelumas, suku cadang, hingga servis motor.
 
Chief Executive Officer Planet Ban, Andi Haryoko, menyebutkan perusahaan ini terus berinovasi sejak didirikan pada tahun 20211. Kini mereka pn sudah memiliki 1.000 toko, di mana yang terakhir berlokasi di Perum Grand Cikarang City D12, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
 
“Peresmian toko ke-1.000 ini menjadi bukti pertumbuhan perusahaan, sejak didirikan pada 2011 melalui berbagai strategi bisnis. Termasuk diversifikasi lini usaha ke arah servis motor dan pengembangan produk mandiri yang telah dilakukan perusahaan, di luar penjualan ritel ban motor,” urai Chief Executive Officer Planet Ban, Andi Haryoko, di Hotel Sultan, Rabu (24/8/2022).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Chief Operations Officer Planet Ban, Deden Hendra Sakti, menambahkan dengan genapnya jaringan 1.000 toko di seluruh Indonesia yang telah dimiliki saat ini, Planet Ban akan terus berkomitmen menjadi yang terdepan untuk mendukung gaya hidup pemotor di Indonesia.
 
Baik Deden, maupun Andi, sama-sama mengklaim perusahaan sejauh ini terus berinovasi dan berinvestasi. Contohnya dari yang semula hanya perkenalan melalui pameran di baazar, kemudian berkembang dengan membuka puluhan outlet di beberapa daerah di Indonesia dan terus bertambah menjadi ratusan hingga 1.000 outlet.
 
“Dalam waktu dekat ini, kami juga akan membuka outlet baru di Palembang, Sumatera Selatan. Karena memang target kami bisa membuka 200 outlet per tahun,” kata Andi.
 
Lanjut Andi, inovasi juga dilakukan dari segi peningkatan layanan maupun model bisnis. Disamping menerapkan diversifikasi lini usaha, di luar penjualan retail ban, seperti penerapan jasa servis dan manufaktur oli merek Xten.
 
Dalam 5 tahun terakhir, bengkel yang juga menyasar para pengemudi ojek online (ojol) ini dikatakan terus bertumbuh konsisten. Melalui angka pendapatan perusahaan (CAGR) yang terus meningkat rata-rata sebesar 28,2 persen pertahun.
 
Melalui lini usaha jasa servis, merek dagang ini mampu mencatatkan lebih dari 1,5 juta motor yang telah diservis di outlet-outlet mereka sepanjang tahun 2021. Mencatatkan pertumbuhan rata-rata 86,7 persen year on year, sejak pertama kali memperkenalkan jasa servis di tahun 2018.
 
Sedangkan untuk pemasaran oli Xten, diakui telah menempati posisi ke-6 dalam market share pelumas di segmen konsumen, yaitu sebesar 5,3 persen. Serta menduduki peringkat ke-7 untuk segmen ojol di wilayah Jawa, Bali, Lampung dan Kalimantan Timur, yakni sebesar 5,2 persen.
 
“Bersama talenta-talenta lokal dan partner afiliasi, kami siap untuk terus mengembangkan berbagai produk lewat hub inovasi Xten Lab, ragam inovasi layanan, serta membangun ekosistem inovatif untuk pemotor di Indonesia,” terang  Andi (Alun Segoro - Autogear.id)
.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif