"Dari data yang dimiliki oleh Jasa Marga sampai dengan pagi tadi pukul 06.00 WIB, sudah memasuki Jakarta kendaraan sebesar 2,3 juta. Artinya, sudah 69 persen,” kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas one way dilakukan dengan mempertimbangkan tren volume kendaraan yang kembali ke Jakarta dalam beberapa hari terakhir.
"Terutama melihat dari prediksi yang persis sama. Contoh di tanggal 24, 25, dan kemarin 26 trennya persis sama. Jadi, dari 206 ribu, 192 ribu, diprediksikan nanti adalah hari ini 183 ribu, baru naik lagi 200 dan sampai 250 diperkirakan di hari Minggu (29/3),” ucapnya.
Baca Juga:
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi 29 Maret
Selain itu, kepadatan lalu lintas juga dipicu oleh aktivitas di sejumlah rest area, khususnya di KM 229, KM 208, dan KM 164 yang menjadi titik konsentrasi kendaraan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Jasa Marga akan menerapkan skema buka-tutup rest area secara opsional. Pengguna jalan juga diimbau untuk memanfaatkan rest area alternatif yang tersedia di titik lain.
"Kami mengimbau kepada masyarakat juga mempersiapkan karena sebelum 229 juga ada 360, 380 atau setelahnya di 130 bisa digunakan, dan dalam kesempatan nanti, rest area 62B maupun 52B pasti akan kami nyatakan opsional untuk dibuka tutup," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News