FRIC Suspension di Mercedes W06 tak lagi digunakan sejak resmi dilarang di akhir musim F1 2014 lalu. Daimler/Zoch Wei
FRIC Suspension di Mercedes W06 tak lagi digunakan sejak resmi dilarang di akhir musim F1 2014 lalu. Daimler/Zoch Wei

Teknologi Mobil Balap

Tanpa Suspensi Interkoneksi, Mercedes F1 Tetap Kencang

Ahmad Garuda • 10 Maret 2015 15:48
medcom.id: Mercedes Formula One Team, masih diprediksi tampil dominan di Formula One (F1) tahun ini. Meski regulasi balap di ajang balap jet darat itu semakin diperketat. Termasuk penggunaan interkoneksi suspensi yang dikabarkan menjadi kekuatan tersendiri di mobil Mercedes W05 yang mereka gunakan tahun lalu.
 
Memang sistem suspensi yang bekerja layaknya suspensi aktif itu, dilarang ketika musim balap sedang berjalan dan menyisakan beberapa putaran terakhir. Wajar saja, lantaran divisi teknis Formula One Management (FOM) melihat bahwa mobil Mercedes W05 tampil sempurna di segala tipe sirkuit. Setelah dipelajari lebih dalam, FRIC bekerja mirip suspensi aktif dan punya peran menyesuaikan karakter suspensi dengan kecepatan dan arah mobil.
 
Kondisi ini membuat tim Mercedes F1, merasa bahwa mereka harus melakukan penyesuaian pada beberapa komponen. Meski demikian, performa W05 tak terganggu hingga akhir musim dan Lewis Hamilton mengamankan titel juara dunia keduanya bersama tim tersebut.

Tahun ini sistem suspensi Front and Rear Interconnected (FRIC) masih tetap dilarang. Kemudian jenis hidung mobil yang diwajibkan lebih rendah, diharapkan membuat tim-tim yang tertinggal jauh, bisa mengejar ketertinggalan inovasinya. Lantaran pemanfaatan udara yang melalui kolong mobil, adalah salah satu inovasi yang selalu bisa diakali tim-tim besar.
 
"Pelarangan FRIC menjelang akhir musim kompetisi 2014 silam, membuat kami sempat ragu apakah performa mobil masih akan tetap dominan. Tapi nyatanya tanpa teknologi interkoneksi suspensi depan dan belakang, mobil kami tetap tampil tercepat," ujar Paddy Lowe, Executive Director Mercedes F1.
 
Lowe mengaku bahwa tahun ini mereka benar-benar memutar otak. Agar kompetensi mobil mereka dengan perubahan regulasi yang cukup signifikan terutama pada sistem aerodinamika, tak berpengaruh besar. Tapi mereka sudah menyiapkan paket terbaik termasuk sistem terbaru suspensi yang mereka gunakan.
 
Tentunya takkan lagi memanfaatkan kinerja secara mekanis suspensi depan yang mampu mengatur performa suspensi belakang. Meski tak disebutkan seperti apa, jelas mereka belum bisa diklaim melanggar regulasi sporting teknis F1.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan