Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memberikan sambutan pada peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia di Subang, Kamis (3/9/2026).
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memberikan sambutan pada peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia di Subang, Kamis (3/9/2026).

Pabrik Baru BYD di Subang Jadi Basis Baru Industri Mobil Listrik Indonesia

Ekawan Raharja • 04 September 2026 14:14
Ringkasnya gini..
  • Kemenperin menilai fasilitas produksi BYD di Subang menjadi momentum penguatan manufaktur kendaraan listrik di Indonesia.
  • Pemerintah mendorong kendaraan listrik bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga memperkuat kapasitas industri nasional.
  • Pemerintah mendorong kendaraan listrik bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga memperkuat kapasitas industri nasional.
Subang: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari transformasi industri otomotif menuju sektor yang semakin berdaya saing dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diperkuat dengan beroperasinya fasilitas produksi PT BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu basis penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan fasilitas produksi BYD menjadi momentum strategis untuk membawa perkembangan kendaraan listrik Indonesia dari fase pertumbuhan pasar menuju penguatan basis manufaktur dan pendalaman struktur industri di dalam negeri.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BYD atas kepercayaan dan komitmennya untuk berinvestasi serta mengembangkan kegiatan manufaktur kendaraan listrik di Indonesia. Kami sangat yakin BYD akan terus berkembang dan sukses di Indonesia,” kata Agus dalam sambutannya pada peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia di Subang, Kamis (3/9/2026).

Kendaraan Listrik Didorong Perkuat Industri Nasional

Pengembangan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim setelah Persetujuan Paris yang dihasilkan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-21 atau COP21.

Baca Juga:
GIIAS Surabaya 2026 Cetak Rekor, Pengunjung Tembus 45.763 Orang


Kendaraan listrik menjadi salah satu bagian penting dari agenda transformasi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus optimalisasi sumber daya nasional.

Pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) semakin diperkuat melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Regulasi tersebut kemudian diikuti berbagai kebijakan teknis di bidang investasi, industri, fiskal, serta pengembangan pasar kendaraan listrik.

Berbagai instrumen tersebut diarahkan agar pertumbuhan kendaraan listrik tidak hanya meningkatkan konsumsi di pasar domestik, tetapi juga menciptakan kapasitas produksi dan memperkuat struktur industri nasional.

Dengan beroperasinya fasilitas produksi BYD di Subang, pemerintah berharap pengembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin bergerak dari pertumbuhan pasar menuju penguatan basis manufaktur dan ekosistem industri dari hulu hingga hilir.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan