Tim reaksi cepat IOF Rescue langsung turun berikan bantuan ke korban bencana alam tsunami Banten dan banjir Bali. IOF
Tim reaksi cepat IOF Rescue langsung turun berikan bantuan ke korban bencana alam tsunami Banten dan banjir Bali. IOF

Tim Reaksi Cepat IOF Rescue, Sigap Bantu Banten dan Bali

Otomotif klub mobil
Ahmad Garuda • 24 Desember 2018 18:33
Jakarta: Bencana alam tsunami yang menerjang Banten dan Lampung serta banjir di Bali, membuat Indonesia OffRoad Federation (IOF) langsung menurunkan tim reaksi cepat tanggap bencana. Meski di internal mereka berada dalam masa transisi kepengurusan, namun bencana alam ini sontak membuat mereka bangkit untuk melakukan pertolongan.

Misi kemanusiaan yang sudah memanggil, membuat banyak kerugian besar. Bukan hanya korban nyawa, juga materi seperti rumah, sekolah dan berbagai sarana dan prasarana lainnya. Bencana tsunami akibat aktivitas anak Gunung Krakatau, Sabtu (22/12) lalu dan menimpa beberapa daerah khususnya di wilayah Provinsi Banten dan Provinsi Lampung, meninggalkan kerusakan parah.

“Sebagai Ketua Umum IOF yang baru, kami tak ingin tinggal diam dengan bencana alam ini,” sambut Ketua IOF baru, Irjen Pol Sambudi Gusdian.

IOF dalam menurunkan tim reaksi cepat penyelamatan atau IOF Rescue, sudah dibekali 2 mobil double cabin serta perahu karet segera meluncur menuju Dusun Jaha, Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang untuk segera mendirikan Posko Utama IOF Rescue. Tentu setelah berkoordinasi dengan Pemda setempat khususnya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan juga Tim SAR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain 2 kendaraan double kabin dan perlengkapan rescue, Octavianus 'Koko' yang ditunjuk jadi leader di Posko Utama Rescue melalui jaringan telepon melaporkan saat ini di Posko Utama IOF Rescue sudah berkoordinasi 12 mobil 4x4 dengan kekuatan 23 personil. Mereka semua gabungan dari wakil Pengda IOF DKI, Pengda IOF Banten dan beberapa Klub 4x4 Banten. Termasuk juga tim motor trail yang sudah merapat ke Posko 3.

“Saat ini tim sedang melakukan pendataan di 3 wilayah yang paling susah dijangkau yaitu desa Sumur, Tanjung Lesung dan Camara. Ini untuk memudahkan penyaluran bantuan dan proses evakuasi besok pagi,” kata Koko.

Hal yang membuat bangga Ketum IOF adalah semangat para offroader dalam menjalankan misi kemanusiaan. Offroader IOF bukan hanya doyan kompetisi ataupun ekspedisi sematan, tetapi ketika misi kemanusiaan memanggil semua sigap membantu. mantan Kapolda Kepri itu pun berharap semangat ini terus dipertahankan dan menular ke semua warga negara RI.

Selain tsunami di Banten, Pengda IOF Bali juga membuka Posko Peduli Banjir Bandang yang terjadi di Kecamatan Mendoyo – Jembrana. Pengda IOF Bali juga membuka saluran bantuan untuk korban banjir bandang yang terjadi hampir bersamaan dengan bencana tsunami di Banten. 


(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi