Jakarta: Merespons kasus konsumen Wuling di kota Surabaya yang ramai di media sosial, pihak Wuling Motors akhirnya merilis pernyataan resmi.
“Wuling Motors mengaku telah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam proses pembelian kendaraan pada salah satu jaringan Wuling Motors di kota Surabaya. Atas kejadian tersebut, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami oleh konsumen,” tulis pernyataan resmi Wuling Indonesia.
Berdasarkan hasil penelusuran, telah ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oleh oknum wiraniaga dalam proses transaksi.
Wuling Motors menegaskan bahwa perusahaan tidak menoleransi segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan prosedur perusahaan maupun yang dapat merugikan konsumen.
Wuling ambil tindakan tegas
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Wuling Motors akan mengambil tindakan dan melakukan langkah korektif terhadap dealer yang bersangkutan, serta melakukan evaluasi guna menjamin proses pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga :
Cek Harga Mobil Wuling per September 2026
“Kami juga berkomitmen untuk memastikan setiap konsumen mendapatkan haknya dalam bertransaksi di seluruh jaringan dealer resmi Wuling Motors, sesuai dengan standar yang berlaku,” lanjut pernyataan Wuling Motors.
“Wuling Motors menghargai kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen dan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi guna menjaga kualitas pelayanan serta mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari,” demikian isi pernyataan tersebut.
Sebelumnya ramai di media sosial, konsumen asal Surabaya mengalami pengalaman tak menyenangkan saat membeli mobil Wuling secara tunai di salah satu dealer di bawah naungan PT Putra Perdana Indoniaga.
Meski sudah melakukan pelunasan sejak Januari 2026 namun unit kendaraan yang ia pesan tidak kunjung datang. Hingga akhirnya ditemukan fakta terkait masalah internal dealer serta dugaan pelanggaran SOP dalam proses transaksi.