Komponen lampu laser produksi Velodyne LiDAR, tahap awal pengembangan komponen lampu untuk penglihatan mobil otonom secara 3D. AFP Photo/DAVID MCNEW
Komponen lampu laser produksi Velodyne LiDAR, tahap awal pengembangan komponen lampu untuk penglihatan mobil otonom secara 3D. AFP Photo/DAVID MCNEW

Produsen Komponen Mobil Otonom, Pamer Teknologi di NAIAS

Otomotif komponen otomotif
Ahmad Garuda • 17 Januari 2019 13:21
Detroit: Pameran otomotif Detroit Auto Show atau yang sekarang lebih tenar dengan nama North America International Auto Show (NAIAS), masih fokus dengan mobil-mobil sport dan SUV. Tapi di pameran tersebut, produsen komponen untuk mobil tanpa supir (otonom), juga mulai umbar teknologi.
 
Perusahaan teknologi pun mulai tampil percaya diri dengan ragam solusi mobilitas yang mereka tawarkan. Salah satunya adalah Velodyne LiDAR yang memproduksi lampu laser khusus untuk mobil-mobil tanpa supir di masa depan. Lampu ini bahkan jadi monitor atau penglihatan khusus untuk melihat realitas yang terjadi di depannya.
 
Teknologi yang mereka tawarkan adalah menolong mobil tanpa supir tersebut, bisa melihat kondisi ril di jalanan dan sekitarnya secara tiga dimensi. Sayangnya, Velodyne LiDAR mengatakan bahwa produk yang mereka kenalkan itu belum siap untuk jadi penglihatan sepenuhnya mobil otonom.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Produsen Komponen Mobil Otonom, Pamer Teknologi di NAIAS
 
Ketergantungan komponen tersebut dengan sistem komputerisasi sangat besar, jadi masalah yang saat ini perlu mereka cari solusinya. Terutama soal serangga yang menempel di mika kaca, bisa membuat penglihatan lampu laser ini jadi terhalang.
 
"Kami membawa teknologi lampu ini ke pameran otomotif besar di Amerika untuk mengetahui masalah-masalah apa saja yang bisa terjadi. Misalnya kemampuan lampu laser ini bekerja saat hujan, lalu salju, berbatu dan paling penting saat ada serangga yang menempel di mika mobil. Tenti akan sangat mengganggu kinerjanya," jelas Founder Velodyne, Philippe Schrickle melalui keterangan resminya.
 
Jadi solusi yang ingin mereka pecahkan adalah bagaimana membuat penglihatan mobil otonom ini bisa tetap optimal, meski mengalami masalah seperti itu.
 
Teknologi komponen untuk mobil otonom lain yang mereka bawa adalah joystick untuk mengendalikan mobil. Ini seperti bermain game dan akan butuh kebiasaan tersendiri bagi mereka yang ingin mengendalikan mobil otonom secara manual.
 
"Semuanya hanya tentang bagaimana cara beradaptasi dengan teknologi mobilitas masa depan. Anda tidak bisa langsung mengganti cara orang berkendara saat ini. Ada proses yang harus dilalui di dalamnya. Nah salah satu contohnya adalah seperti ini."
 
Ada juga perusahaan teknologi yang siap memberikan layar video dengan jangkauan penglihatan sebesar 180 derajat. Ini tentunya menjadi solusi agar orang yang ada di dalamnya, bisa tetap mengontrol kondisi di sekitar kendaraan dengan akurat.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif