Kia Seltos kini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp295 juta (on the road DKI Jakarta). Medcom.id/Ekawan Raharja
Kia Seltos kini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp295 juta (on the road DKI Jakarta). Medcom.id/Ekawan Raharja

Industri Otomotif

Jurus Kia Biar Tak 'Ambyar' Lagi di Indonesia

Otomotif industri otomotif kia
Ekawan Raharja • 05 Februari 2020 13:51
Jakarta: Kia kembali di Indonesia dengan membawa bendera baru di bawah komando PT Kreta Indo Artha (Kia) yang berafiliasi dengan grup Indomobil. Mereka pun mengakui mengambil pembelajaran dari perusahaan sebelumnya yang memegang lisensi merek Kia, PT Kia Mobil Indonesia (KMI), yang sempat ambyar di Indonesia.
 
Promotion Department Head PT KIA, Ridjal Mulyadi, enggan membicarakan mengenai kondisi PT KMI di masa lalu meskipun dia sempat ada di dalam bagian itu. Hanya saja dia tidak menutup mata ada sejumlah hal yang bisa diambil hikmahnya dan menjadi pelajaran agar kondisi itu tidak terulang lagi.
 
"Satu adalah soal produk. Produk kami yang ada sekarang beda dengan kebijakan Kia yang lama. Produk kami sekarang punya spesifikasi yang cukup. Katakanlah kalau kemarin banyak yang dikurangi, sekarang kami bawa dengan spesifikasi yang lengkap," ungkap Ridjal di PIK Avenue Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal lain yang menjadi perhatian adalah soal lini mobil yang ditawarkan oleh pabrikan asal Korea Selatan ini kepada Indonesia Berbeda. Jika dahulu hadir dengan fokus kepada penjualan Picanto, kini mereka sudah tidak lagi dan akan melihat-lihat mobil yang sekiranya cocok untuk konsumen di tanah air.
 
“Produk Kia itu sebenarnya lengkap. Dari city car yang kecil sampai mobil-mobil keluarga yang besar. Kalau lihat di lingkup global, kami juga main di militer. Tinggal diseleksi saja mana yang kira-kira bisa kompetitif di sini,” tukasnya.
 
Jurus terakhir yang tidak akan lupakan mengenai kemudahan mendapatkan layanan purna jual bagi konsumennya. Kia bekerja sama dengan Indomobil Group menyiapkan jaringan di seluruh Indonesia, dan ditargetkan bisa memiliki 35 outlet hingga akhir tahun.
 
"Diharapkan masalah-masalah yang kemarin dikhawatirkan soal servis, suku cadang, dan sebagainya bisa terpecahkan dengan cara itu,” pungkasnya.
 
PT KMI memang mengalami sejumlah permasalahan di akhir masanya, dan bahkan Kia sempat keluar dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Namun di 2019, Grup Indomobil mengambil alih merek Kia dan berbisnis melalui PT KIA.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif