Angin segar menghampiri pelaku usaha mobil seken jelang akhir tahun 2018. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Angin segar menghampiri pelaku usaha mobil seken jelang akhir tahun 2018. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

MPV dan SUV Masih Favorit Penjualan Mobil Seken

Otomotif mobil bekas
M. Bagus Rachmanto • 13 Desember 2018 08:00
Jakarta: Jelang akhir tahun 2018 penjualan mobil bekas mengalami peningkatan. Ini jadi angin segar bagi para pelaku usaha kendaraan roda empat atau showroom mobil seken/bekas. Hal itu diungkapkan Dendy owner Showroom KIM Motor di AXC bursa mobil Summarecon, Bekasi Barat, Jawa Barat.

"Penjualan mobil Desember ini sama seperti bulan kemarin. Naik sekitar 20 persen," kata Kim sapaan akrab pria ramah ini sat dihubungi Medcom.id di Bekasi, Kamis 13 Desember 2018.

Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah calon pembeli atau konsumen yang ingin membeli mobil ke showroom-nya. Menurutnya penjualan mobil masih di dominasi jenis city car, SUV dan MPV, termasuk premium car. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Konsumen masih banyak memilihmobil jenis MPV dan SUV. Rata-rata dalam sebulan showroom kami menjual 10 sampai 15 unit. Pembelian dengan cara kredit paling banyak dipilih konsumen saat ini," sambungya.

Menurutnya angin segar ini juga dirasakan showroom-showroom mobil seken yang lain. Mereka berharap kondisi seperti ini bisa berlanjut hingga akhir tahun. 

"Semoga saja menjelang akhir tahun penjualan lebih baik dari sekarang. Kami juga berharap nantinya kenaikan angka penjualan bisa berlanjut untuk tahun depannya," harapnya.

Menutup perbincangan, Kim menyarankan, hal pertama yang perlu diperhatikan ketika membali mobil seken adalah kelengkapan surat kendaraan atau dokumen mobil yang akan Anda beli. Dokumen BPKB, STNK, Faktur harus asli. Cek fisik nomor mesin dan rangka mobil di Samsat. Hal itu untuk mengetahui keabsahan fisik dan dokumen mobil sesuai.


(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi