Jakarta: Rolls-Royce identik dengan mobil mewah berharga fantastis, sehingga banyak orang membayangkan pemiliknya berusia matang atau bahkan lanjut usia. Namun, fakta justru berbicara sebaliknya. Rata-rata pembeli Rolls-Royce saat ini lebih muda dibandingkan pembeli BMW atau MINI.
Perubahan demografi pembeli Rolls-Royce cukup mencolok dalam 15 tahun terakhir. Padahal, kata Spahn, 15 tahun lalu rata-rata usia pembelinya sekitar 60 tahun.
“Rolls-Royce adalah merek termuda di BMW Group, dengan rata-rata usia pelanggan 43 tahun,” ungkap Head of Communications Rolls-Royce Motor Cars Americas, Gerry Spahn, dikutip dari Carscoops.
Tak hanya lebih muda dari pembeli BMW dan Mini, proporsi pembeli Rolls-Royce di Amerika Utara juga terus meningkat. Tahun lalu, sekitar setengah penjualan Rolls-Royce global berasal dari kawasan tersebut.
Spahn juga menambahkan model terbaru Rolls-Royce kini lebih personal dari sebelumnya dan dibuat secara khusus, sehingga mendorong harga rata-rata penjualan dari kurang dari US$300.000 menjadi lebih dari US$500.000 dalam satu dekade terakhir.
Dengan tren pembeli yang semakin muda dan tingkat personalisasi yang tinggi, Rolls-Royce tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai simbol kemewahan, tetapi juga berhasil menarik generasi baru pencinta mobil premium.
Bagaimana sobat Medcom, kira-kira kamu mau beli Rolls-Royce model yang mana?
Jakarta: Rolls-Royce identik dengan
mobil mewah berharga fantastis, sehingga banyak orang membayangkan pemiliknya berusia matang atau bahkan lanjut usia. Namun, fakta justru berbicara sebaliknya. Rata-rata pembeli Rolls-Royce saat ini lebih muda dibandingkan pembeli BMW atau MINI.
Perubahan demografi pembeli Rolls-Royce cukup mencolok dalam 15 tahun terakhir. Padahal, kata Spahn, 15 tahun lalu rata-rata usia pembelinya sekitar 60 tahun.
“Rolls-Royce adalah merek termuda di BMW Group, dengan rata-rata usia pelanggan 43 tahun,” ungkap Head of Communications Rolls-Royce Motor Cars Americas, Gerry Spahn, dikutip dari Carscoops.
Tak hanya lebih muda dari pembeli BMW dan Mini, proporsi pembeli Rolls-Royce di Amerika Utara juga terus meningkat. Tahun lalu, sekitar setengah penjualan Rolls-Royce global berasal dari kawasan tersebut.
Spahn juga menambahkan model terbaru Rolls-Royce kini lebih personal dari sebelumnya dan dibuat secara khusus, sehingga mendorong harga rata-rata penjualan dari kurang dari US$300.000 menjadi lebih dari US$500.000 dalam satu dekade terakhir.
Dengan tren pembeli yang semakin muda dan tingkat personalisasi yang tinggi, Rolls-Royce tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai simbol kemewahan, tetapi juga berhasil menarik generasi baru pencinta mobil premium.
Bagaimana sobat Medcom, kira-kira kamu mau beli Rolls-Royce model yang mana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)