NEWSTICKER
Jokowi saat mengunjungi booth Honda di sela-sela pameran otomotif. Honda
Jokowi saat mengunjungi booth Honda di sela-sela pameran otomotif. Honda

Safety Riding

Adaptasi jadi Kunci Ketika Mulai Membawa Moge

Otomotif safety riding moge bekas
Ekawan Raharja • 26 Maret 2020 07:05
Jakarta: Tentu impian bagi semua bikers untuk bisa mengendarai motor gede (moge) sebagai tunggangannya karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan memilikinya. Namun jika anda mendapatkan kesempatan untuk baru memilikinya, jangan langsung bertindak gegabah jika baru pertama kali mengendarainya.
 
Menurut situs resmi Astra Honda Motor, mengendarai moge tentu jauh berbeda feeling-nya dibandingkan motor kecil. Perlu pembiasaan/adaptasi yang dilakukan agar bisa dengan baik mengendarai kuda besi satu ini.
 
Mengendarai (moge) bagi sebagian orang merupakan hal yang sulit, bukan hanya karena bobotnya yang berat tapi juga pengendara harus mempunyai tubuh yang proporsional. Ukuran tubuh memang bisa diatasi dengan pembiasaan seperti contoh Dani Pedrosa, tetapi itu pun setelah latihan yang sangat lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalau sekedar coba-coba, lebih baik gunakan moge yang ukurannya tidak terlalu besar. Sebagai pemula disarankan menggunakan moge dengan kapasitas 500-600 cc sebagai awalan.
 
Jika sudah terbiasa melakukan perjalanan sehari-hari di perkotaan atau city riding, lakukanlah touring jarak menengah. Umumnya jika rider sudah menguasai handling motor 500 cc, maka saat menggunakan 1.000 cc ke atas bukan masalah lagi.
 
Jangan juga kepedean langsung ikut touring jarak jauh. Ada baiknya harus membiasakan diri dengan gaya berkendara dan karakter moge yang digunakan. Minimal satu-dua bulan sebelum memulai perjalanan jauh.
 
Selain jadi terbiasa dengan bobotnya juga jadi terbiasa dengan karakter mesinnya hingga permasalahan-permasalahan yang biasa terjadi. Misalnya, suhu mesin motor yang terbilang lebih tinggi dibandingkan motor kecil.
 
Riding position moge juga akan mempengaruhi gaya membelok. Untuk jenis chopper macam NM4 Vultus memiliki stang yang tinggi hingga menjulang ke atas, bukanlah hal baik jika digunakan membelok ala pembalap MotoGP. Berbanding terbalik jika moge yang gunakan bertipe sport, posisi duduk yang membungkuk membuat mudah memiringkan moge serta feeling akan lebih terasa.
 
Gunakan kekuatan otot tangan untuk membelokkan moge yang memang berat dan latihan kelenturan tangan untuk membelokkan stang moge. Dengan kapasitas mesin yang besar sudah tentu bobotnya juga ikutan besar. Menikung menggunakan moge dengan kecepatan sedang ke atas, usahakan pinggang dimiringkan mengikuti arah tikungan. Tentu saja agar moge dapat di ajak sedikit rebah sehingga dapat dengan santai melewati tikungan.
 
Tentu saja safety riding jangan dilupakan begitu saja, tetap gunakan pengaman helm, jaket, serta pelindung siku dan lutut ketika menggunakan moge. Terakhir, tetap hormati pengguna jalan yang lainnya dan jangan arogan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif