medcom.id, BSD City: Pertarungan mobil komersial di segmen light duty truck (truk ringan) lebih banyak menampilkan model yang mengalami penyegaran. Seperti yang dilakukan Tata Motors. Mereka meluncurkan Tata Ultra 1012, sebuah light duty truck yang diklaim kuat dan menjanjikan biaya total cost of ownership (TCO) terendah di kelasnya.
Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta pun menyatakan optimisme yang tinggi di ajang GAIKINDO International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE, BSD City. Mereka yakin, kehadiran Tata Ultra akan menjadi alternatif lain dalam dunia usaha yang sangat kompetitif.
Bos merek yang berasal dari negara bollywood itu menjelaskan, bahwa Tata Ultra 1012 menawarkan 5 keunggulan. Di antaranya ultra versatile, yang dirancang dengan pertimbangan teknis untuk mengakomodasi karoseri, dan memiliki kapasitas angkut berkisar 4-7 ton dengan dimensi lebar bak 2,2 meter serta pilihan panjang 4-6 meter.
Ultra style, yakni mengaplikasikan teknologi terkini serta modern, termasuk fitur keamanan yang baik. Ada juga ultra performance, merupakan jantung pacu baru Tata Ultra 1012 mengusung mesin tipe 497 TCIC. Di atas kertas, 497 TCIC 3.783 cc diklaim dapat menyemburkan tenaga 125 PS pada 4000 rpm dan torsi sebesar 400 Nm pada 1300-1500 rpm. Besaran tenaga itu dikawinkan dengan transmisi G-550 enam kecepatan dengan overdrive (OD).
Ultra Comfort, menampikan desain kabin interior yang menitik-beratkan pada kenyamanan dan keselamatan. Termasuk fitur, seat adjuster, steering adjuster dan weight control seat. Tilt and telescopic collapsible steering, suspensi parabolic leaf spring bagian depan dan semi eliptic leaf pada bagian belakang. Keduanya dilengkapi shock absorber dan rubber bushing.
Terkahir Ultra Safe, merupakan fitur keamanan yang menggunakan Full Air Brake dan ban radial tubeless diklaim sebagai yang pertama di Indonesia, yang digunakan di truk ringan. Termasuk neutral switch, side beam impact dan three points active retractable safety belt. Adapun chassis mengunakan teknologi Rolled Frame dengan material high tensile.
Rival mobil tersebut adalah Mitsubishi Colt Diesel FR SHDX 6.666 yang mendapatkan perubahan di final gear ratio (gardan). Rival lainnya datang dari Hino, mereka menampilkan Dutro 110 SDLR dengan sasis dan ruang kargo terpanjang di kelasnya.
medcom.id, BSD City: Pertarungan mobil komersial di segmen
light duty truck (truk ringan) lebih banyak menampilkan model yang mengalami penyegaran. Seperti yang dilakukan Tata Motors. Mereka meluncurkan Tata Ultra 1012, sebuah
light duty truck yang diklaim kuat dan menjanjikan biaya
total cost of ownership (TCO) terendah di kelasnya.
Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta pun menyatakan optimisme yang tinggi di ajang GAIKINDO International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE, BSD City. Mereka yakin, kehadiran Tata Ultra akan menjadi alternatif lain dalam dunia usaha yang sangat kompetitif.
Bos merek yang berasal dari negara bollywood itu menjelaskan, bahwa Tata Ultra 1012 menawarkan 5 keunggulan. Di antaranya
ultra versatile, yang dirancang dengan pertimbangan teknis untuk mengakomodasi karoseri, dan memiliki kapasitas angkut berkisar 4-7 ton dengan dimensi lebar bak 2,2 meter serta pilihan panjang 4-6 meter.
Ultra style, yakni mengaplikasikan teknologi terkini serta modern, termasuk fitur keamanan yang baik. Ada juga ultra performance, merupakan jantung pacu baru Tata Ultra 1012 mengusung mesin tipe 497 TCIC. Di atas kertas, 497 TCIC 3.783 cc diklaim dapat menyemburkan tenaga 125 PS pada 4000 rpm dan torsi sebesar 400 Nm pada 1300-1500 rpm. Besaran tenaga itu dikawinkan dengan transmisi G-550 enam kecepatan dengan
overdrive (OD).
Ultra Comfort, menampikan desain kabin interior yang menitik-beratkan pada kenyamanan dan keselamatan. Termasuk fitur,
seat adjuster, steering adjuster dan
weight control seat. Tilt and telescopic collapsible steering, suspensi
parabolic leaf spring bagian depan dan semi
eliptic leaf pada bagian belakang. Keduanya dilengkapi
shock absorber dan
rubber bushing.
Terkahir Ultra Safe, merupakan fitur keamanan yang menggunakan
Full Air Brake dan ban radial tubeless diklaim sebagai yang pertama di Indonesia, yang digunakan di truk ringan. Termasuk
neutral switch, side beam impact dan
three points active retractable safety belt. Adapun
chassis mengunakan teknologi
Rolled Frame dengan material
high tensile.
Rival mobil tersebut adalah Mitsubishi Colt Diesel FR SHDX 6.666 yang mendapatkan perubahan di
final gear ratio (gardan). Rival lainnya datang dari Hino, mereka menampilkan Dutro 110 SDLR dengan sasis dan ruang kargo terpanjang di kelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)