GBK Race, balap di seputaran stadion utama Jakarta, ini tanggapan IMI. Orange
GBK Race, balap di seputaran stadion utama Jakarta, ini tanggapan IMI. Orange

Balap Mobil

Pelataran GBK Dipakai Balap? IMI Masih Tutup Mulut

Otomotif balap mobil pembalap nasional
Ahmad Garuda • 24 September 2019 10:43
Jakarta: Ajang balap di tengah kota Jakarta, rupanya tidak akan terbatas soal Formula Electric saja yang rencananya digelar pada Juni 2020 nanti. Adalagi satu balapan yang bakal digelar di tempat yang tak biasa yaitu GBK Race yang bakal berlangsung mulai 4-6 Oktober 2019.
 
Balapan kelas touring ini menjadi seru, lantaran ini menjadi pertama kali digelar di seputar stadion Gelora Bung Karno. Apalagi menggunakan jalur ring pelataran GBK. Meski disinyalir bakal jadi tontonan menarik, namun ini jadi kontroversial. Di antaranya karena dianggap merusak aspal di sekitar GBK yang mulus dan mengganggu sarana olahraga yang biasanya digunakan masyarakat di akhir pekan.
 
Lalu apa pula kata Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai lembaga pemberi lisensi khusus untuk kegiatan olahraga otomotif nasional?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Maaf, kami juga belum dapat informasi soal itu, jadi saat ini kami belum bisa mengatakan apa pun soal balapan ini. Kalau dari IMI, untuk pelaksanaan balapan, kami konsen dengan mengutamakan sisi safety atau keamananan (pembalap, penonton, tim dan juga petugas). Kalau masalah lokasi, di mana saja bisa asal faktor di atas terpenuhi," jelas Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa melalui pesan singkatnya kepada Medcom.id.
 
Sebagai perbandingan, jika dikatakan balapan ini bisa merusak kondisi aspal, mungkin bisa berkaca terhadap penyelenggaraan balap di Sirkuit BSD City. Mereka sudah melaksanakan balapan touring Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) dalam dua musim berturut, namun kondisinya aspalnya masih tetap baik.
 
Bisa juga melihat atau membandingkan dengan Sirkuit Sentul yang digunakan balap sejak tahun 1990-an hampir setiap pekan dalam sebulan, dan baru beberapa kali mengalami pengaspalan ulang. Apalagi mobil-mobil yang ikut balapan, biasanya lebih ringan 30 persen dari pada mobil reguler.
 
Balap Slalom
Menarik jika kita juga bisa membandingkan dengan balapan lain seperti slalom yang juga sering digelar di zona parkir olahraga akuatik atua zona parkir kolam renang di Senayan. Bisa dibilang, lokasi ini cukup rutin digunakan, namun tidak pernah ada keluhan tentang rusaknya permukaan aspal di sana.
 
Mengganggu Jadwal Olahraga Masyarakat
Untuk alasan yang satu ini, tentu sangat bisa diterima. Lantaran lokasinya memang rutin digunakan masyarakat untuk berolahraga. Terutama untuk akhir pekan. Tentu kembali lagi ke masyarakat atau pengelola, untuk tingkat kewajaran untuk menggelar balapan di lokasi tersebut.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif