Menguji stabilitas dan handling Suzuki Ertiga generasi kedua di tol Trans Jawa. Suzuki
Menguji stabilitas dan handling Suzuki Ertiga generasi kedua di tol Trans Jawa. Suzuki

Menguji Handling dan Stabilitas All New Ertiga di Trans Jawa

Otomotif test drive suzuki mobil
Ekawan Raharja • 01 September 2019 14:44
Cirebon: Generasi kedua Suzuki Ertiga memiliki sejumlah ubahan di sektor mesin, sasis, dan desain body. Tim Medcom.id merasakan penasaran mencoba seberapa jauh handling dan stabilitas di jalanan yang ditawarkan oleh Ertiga kini.
 
Tester driver Medcom.id terbilang tidak asing dengan Ertiga karena hampir sehari-hari menggunakan Ertiga GX 2014 yang merupakan generasi pertama. Mendapatkan kesempatan mengendarai Ertiga GX AT generasi kedua saat All New Ertiga Tripventure dari Cirebon ke Cikarang melalui Trans Jawa menjadi kesempatan yang baik menguji handling dan stabilitas mobil.
 
Jarak Cikarang ke Cirebon kurang lebih 137 km, dengan kontur jalan bergelombang mulai dari ruas Cipali (Cikopo-Palimanan). Kondisi lalu lintas saat itu terbilang masih lancar, dan beberapa sendatan akibat truk dan bus yang berjalan pelan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara keseluruhan, Ertiga dengan sasis Heartect lebih fun to drive. Handling mobil terasa lebih baik dan nurut dengan pengemudi, meski mobil berada di kecepatan di atas 100 kilometer per jam (kpj). Pengemudi akan merasakan mobil lebih rigid dikendarai, sehingga manuver dengan kecepatan tinggi terasa stabil tidak ada terasa limbung.
 
Menguji Handling dan Stabilitas All New Ertiga di Trans Jawa
 
Soal stabilitas, kaki-kaki bisa meredam guncangan akibat jalan yang bergelombang dengan baik meski mobil melesat cepat. Di suspensi depan Ertiga menganut model MacPherson strut with coil spring, dan belakang dengan model Torsion beam with coil spring. Efeknya juga terasa di bagian lingkar kemudian dimana tidak ada getaran berlebih meski mobil melesat di atas 100 kpj.
 
4W brand development & marketing research PT Suzuki Indomobil Sales, Harold Donnel, menjelaskan Ertiga generasi kedua ini memang lebih stabil berkat aplikasi sasis Heartect yang menjadi sasis terbaru Suzuki. "Sasis Heartect itu memang didesain supaya lebih rigid, lebih ringan dengan struktur sasis yang baru," tutur Harold Donnel kepada Medcom.id.
 
Secara keseluruhan, urusan handling dan stabilitas Ertiga bisa diadu dan menjadi pilihan di beberapa kompetitor lainnya segmen low multi purpose vehicle (LMPV). Sebut saja ada Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Wuling Confero, dan beberapa model lainnya. Kini pilihan tergantung oleh anda!

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif