Mesin besutan Jerman ini menjadi mesin empat silinder segaris paling kuat versi pabrikan yang ada sekarang ini. Mercedes-Benz
Mesin besutan Jerman ini menjadi mesin empat silinder segaris paling kuat versi pabrikan yang ada sekarang ini. Mercedes-Benz

Mesin 4-Silinder Terkuat ini Tembus 400 Daya Kuda

Otomotif teknologi otomotif mercedes-benz
Ekawan Raharja • 15 Juni 2019 17:44
Affalterbach: Mesin empat silinder segaris memang menjadi model mesin yang banyak digunakan sekarang ini. Meski mesin ini terbilang sedang-sedang saja secara ukuran, namun kenyataanya untuk urusan tenaga bisa dimaksimalkan hingga 400 daya kuda lebih.
 
Baru-baru ini Mercedes-Benz menciptakan mobil M 139, 4-silinder segaris berkapasitas 1.991 cc dengan basik penggunaan twin-scroll turbocharger dengan tingkat boost 2,1 bar pada versi S dan 1,9 bar pada standar. Efeknya mesin in memiliki performa standar 382 daya kuda dan torsi 480 Nm, serta varian S dengan luapan 416 daya kuda dan 500 Nm.
 
Bisa di bilang sekarang ini, mesin besutan Jerman ini menjadi mesin empat silinder segaris paling kuat versi pabrikan yang ada sekarang ini. Mengingat rata-rata mesin empat silinder 2.000 cc lainnya tidak memiliki tenaga sekuat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai perbandingan mesin empat silinder milik BMW kini digunakan di BMW 320i atau BMW X3 sDrive20i 2019. Di 320i Sport Shadow menggunakan mesin 2.000 cc TwinPower Turbo 4-silinder bertenaga 184 daya kuda dan torsi 270 nm.
 
Mesin 4-Silinder Terkuat ini Tembus 400 Daya Kuda
 
Kemudian pernah juga Mitsubishi menghadirkan mesin empat silinder untuk Mitsubishi Evolution FX-440 MR bertenaga 440 daya kuda. Cuma perlu diingat model ini terbatas dan sudah tidak dipasarkan lagi.
 
Disebutkan bahwa salah satu rahasia mesin ini bertenaga karena turbocharger mendapat pendinginan dari sistem intercooler kombinasi udara dan cairan. Sedangkan mesin dijaga tetap dingin dari radiator di belakang gril dan aliran udara dari tiap ruang roda.
 
Selain itu mesin ini juga memilik orientasikan terbalik 180 derajat dari mesin pendahulunya yang sudah digunakan pada Mercedes-AMG CLA 45, GLA 45, dan A 45. Hal itu dipelajari dari arah exhaust manifold dan turbo yang menghadap ke belakang. Perubahan ini memiliki efek menghindari aliran gas buang dari lekukan pipa, akhirnya menjadi lebih lancar dan membantu proses pembakaran.
 
"Kami sudah memiliki patokan yang kami set dari mesin sebelumnya. Mesin empat silinder bari ini memberikana kami tantangan untuk lebih baik lagi, dan kami berhasil dengan sejumlah solusi yang revolusioner," ungkap Chairman of Mercedes-AMG GmbH, Tobias Moers, melalui keterangan resminya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif