Ilustrasi sabuk pengaman. Medcom.id/Ekawan Raharja
Ilustrasi sabuk pengaman. Medcom.id/Ekawan Raharja

Sejarah Otomotif

Sejarah Sabuk Pengaman Mobil, Berasal Dari Paralayang

Ekawan Raharja • 25 Januari 2023 18:00
Jakarta: Sabuk pengaman merupakan salah satu perangkat keselamatan yang wajib ada di dalam mobil. Keberadaan komponen ini ternyata sudah melalui sejarah yang panjang dan berasal dari paralayang.
 
Ide sabuk pengaman ini sudah tercetus sejak tahun 1800-an. Kala itu seorang insinyur asal Inggris, George Cayley, membuat ide sabuk pengaman untuk Glider/pesawat layang.
 
Sabuk pengaman yang digunakan saat ini berbentuk tali kulit untuk dipasang di kaki guna menahan seseorang dalam kendaraan saat meluncur dan mencegah kecelakaan atau terjatuh saat terbang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian pada 10 Februari 1885, akhirnya ide sabuk pengaman dipatenkan. Edward J Claghorn menjadi nama pemegang paten sabuk pengaman.
 
Dia mematenkan sabuk pengaman setelah menjadi penumpang taksi di New York Amerika Serikat. Penggunaan sabuk pengaman di tahun itu lebih kepada menopang penumpang agar tidak tergelincir dari kursi, bukan untuk melindungi penumpang ketika terjadi kecelakaan.
 
Seiring berjalannya waktu, sabuk pengaman perlahan mulai disematkan pada mobil manufaktur untuk membantu penumpang dan pengemudi tetap berada di dalam kursi mobil mereka. Setidaknya sudah mulai muncul perhatian dalam hal keselamatan berkendara secara keseluruhan.
 
Di pertengahan 1930-an beberapa dokter asal Amerika Serikat mulai menguji sabuk pengaman dan segera melihat dampaknya. Kemudian mendesak pabrikan otomotif untuk menyediakan sabuk pengaman di semua mobil.
 
Pada tahun 1954, Sports Car Club of America mewajibkan semua pembalap untuk mengenakan sabuk pengaman selama kompetisi berlangsung, dan pada tahun berikutnya, Society of Automotive Engineers (SAE) membentuk Motor Vehicle Seat Belt Committee.
 
Pengembangan sabuk pengaman dilakukan pada tahun 1958, tepatnya insinyur asal Swedia, Nils Bohlin, menemukan sabuk pengaman 3 titik. 
 
Volvo waktu itu menyewa Bohlin pada tahun 1958 dan merancang sabuk pengaman yang kita kenal seperti sekarang melalui sabuk pengaman tiga titik yang mampu melindungi pengemudi dan penumpang lebih baik saat terjadi kecelakaan. Desain tiga titik dibuat untuk membantu mengamankan tubuh bagian atas dan bawah.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif