Overlanding Indonesia siap menggelar Jambore Otomotif Indonesia (JOI) pada 23 - 25 September 2022 di Pantai Pakkodian, Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Overlanding Indonesia
Overlanding Indonesia siap menggelar Jambore Otomotif Indonesia (JOI) pada 23 - 25 September 2022 di Pantai Pakkodian, Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Overlanding Indonesia

Klub dan Komunitas

Overlanding Indonesia Jalin Saudara Sembari Ungkap Potensi Daerah "Perawan"

Ekawan Raharja • 15 September 2022 16:00
Jakarta: Komunitas Overlanding Indonesia terkesan masih belum terlalu familiar di telinga, mengingat baru didirikan sejak 31 Desember 2020. Adapun latar belakang komunitas Overlanding Indonesia didirikan, antara lain didasari semangat beraktivitas di alam, seperti touring, kemping dan lainnya.
 
“Jadi salah satu tujuan komunitas ini mengangkat nilai-nilai tradisi dan budaya, serta keindahan alam Indonesia yang belum diekspos secara optimal,” kata Ketua Umum Overlanding Indonesia, Renville Antonio, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (14/9/2022).
 
Renville menambahkan komunitas ini isinya bukan hanya para pehobi otomotif roda dua maupun roda empat saja, namun juga berisi komunitas fotografi, pegiat alam, campers, dan lainnya. Mereka yang bergabung diklaim memiliki semangat yang sama, ingin mengangkat seputar alam dan budaya Indonesia yang selama ini belum atau kurang terungkap ke permukaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Bila dibandingkan dengan komunitas otomotif dan hobi lainnya, usia kami masih sangat muda. Salah satu upaya menunjukkan eksistensi kami, dalam waktu dekat ini akan menggelar Jambore Otomotif Indonesia (JOI),” kata Renville.
 
Jambore perdana yang dihelat Overlanding Indonesia direncanakan akan terselenggara pada 23 - 25 September 2022. Mereka memilih lokasi Pantai Pakkodian, Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. 
 
Overlanding Indonesia Jalin Saudara Sembari Ungkap Potensi Daerah Perawan
 
Alasan pemilihan lokasi di tepian Danau Toba itu dikarenakan kawasan Pantai Pakkodian relatif dikategorikan masih 'perawan', belum terekspos secara optimal keindahan alam dan potensi wisatanya.
 
“JOI bakal dimeriahkan silaturahmi antar komunitas, kegiatan bakti sosial, bazaar UMKM, nonton layar tancap bareng filmnya ‘Ngeri-Ngeri Sedap’ dan banyak lagi. Semuanya murni agenda komunitas, tidak ada embel-embel agenda terselubung lainnya,” tutur Renville. 
 
Saat ini Overlanding Indonesia punya 5 Chapter. Target hingga akhir tahun, Overlanding Indonesia punya 34 Chapter sesuai jumlah provinsi yang ada di Nusantara. Untuk kebanggaan member, akan dibuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Overlanding Indonesia. Nantinya setelah JOI juga akan dibuat Jambore nasional dengan skala jauh lebih besar. 
 
“Tak menutup kemungkinan bekerja sama dengan Kementerian Parekraf, Pemerintah Daerah (Pemda), Ikatan Motor Indonesia (IMI), Indonesian Offroad Federation (IOF), serta komunitas otomotif dan non otomotif lainnya,” pungkasnya. (Autogear.id/Alun Segoro)
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif