Teknologi Otomotif

Efek Positif Mobil Bermesin Turbo

Ainto Harry Budiawan 08 Agustus 2018 11:52 WIB
DFSK
Efek Positif Mobil Bermesin Turbo
DFSK Glory 580, salah satu mobil di Indonesia yang dibekali turbocharged. Medcom/ A. Harry Budiawan
BSD City: Saat ini sudah banyak mobil-mobil yang dilengkapi dengan mesin turbo. Contohnya adalah DFSK Glory 580, yang merupakan sebuah mobil SUV rakitan Cikande, Serang dengan jantung mekanis berkubikasi 1.500cc.

Penggunaan turbo sendiri tak melulu soal performa tinggi untuk kecepatan, saat ini turbo juga digunakan untuk efisiensi bahan bakar. Taqwa Suryo Swasono dari Garden Speed mengatakan hal tersebut di ICE, BSD City disela-sela gathering media dengan DFSK kemarin (7/8/2018).

"Di Eropa pajak mobil berdasarkan emisi CO gram/km, jika emisi tinggi maka pajak mahal, bukan dari kapasitas mesinnya. Maka pabrikan berlomba-lomba membuat mesin yang irit, salah satunya dengan penggunan turbo," katanya.

"Prinsip turbo itu memampatkan ruang bakar. Energi yang terbuang digunakan untuk memutar turbin yang terhubung dengan kompresor, ini yang menambah padat ruang bakar," sambung Ricky Humisar, Head of Product Planning PT Sokonindo Automobile.


Soal perawatan mesin turbo tak perlu perlakukan khusus, asal mengikuti jadwal perawatan dan menggunakan oli yang direkomendasikan. "Dulu mobil turbo pertama di Indonesia sempat heboh, dan akhirnya mesin hancur karena tak ada oli yang sesuai spesifikasinya," lanjut Taqwa lagi.

Menurut pebengkel satu ini, sekarang kondisinya jauh berbeda. Kehadiran mobil bermesin turbo sudah bukan hal yang asing lagi, dan untuk perawatan sudah banyak yang mendukung.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id