Jakarta - BAIC Indonesia resmi memperkenalkan T1 sebagai jagoan baru mereka di segmen premium SUV. Namun melihat persaingan harga hingga fitur di kendaran modern seperti mobil listrik, rasanya T1 butuh dari sekadar fitur standar untuk membuat konsumen Indonesia lebih tertarik.
Jika dilihat dari jarak tempuhnya sejauh 425 km, tentu bukan sesuatu yang istimewa. Lantaran mobil listrik di segmen premium SUV pun banyak yang jarak tempuhnya lebih jauh dari itu. Bahkan Xpeng G6 dan BYD Sealion 7 yang sejak tahun lalu dijual di Indonesia malah punya jarak tempuh sampai 600 km.
Lalu sebenarnya apa yang diandalkan T1 dan jadi senjata baru BAIC di pasar otomotif Indonesia? Dari keterangan yang dipaparkan langsung oleh Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya bahwa ini adalah mobil listrik perdana mereka di pasar Indonesia.
"Setelah melakukan riset dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat Indonesia, kami akhirnya jatuhkan pilihan kepada sebuah produk yang merupakan sub-brand dari BAIC itu sendiri yang memang fokus pada inovasi dan teknologi, yaitu Archfox," ujar Dhany Yahya.
Baca Juga:
Mobil Bekas Sekelas Toyota Alphard
Spesifikasi T1
Dengan dukungan teknologi pengisian daya cepat (DC Fast Charging), pengguna dapat mengisi ulang baterai secara lebih praktis hanya dibutuhkan 25 menit saja untuk mencapai pengisian dari 30% - 80% sehingga kendaraan selalu siap digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh dengan jarak tempuh hingga 425 km (CLTC) melalui dukungan baterai 42,3 kWh.
BAIC Indonesia juga terus memperkuat kesiapan layanan purna jual melalui pengembangan jaringan dealer, penyediaan suku cadang, dukungan teknis, serta layanan pelanggan yang dirancang untuk memberikan rasa tenang selama masa kepemilikan kendaraan.
Menjawab Kebutuhan Konsumen Indonesia
Sebagai kendaraan yang mengusung filosofi "The Spacious Smart EV", BAIC T1 dibekali berbagai teknologi pintar yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis, nyaman, dan aman.
Salah satu fitur unggulannya adalah Automatic Parking Assist, yang memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir secara otomatis sehingga memudahkan pengemudi, terutama saat berada di area parkir yang sempit atau padat.
Mobil ini juga menjadi salah satu kendaraan di kelasnya yang telah dilengkapi fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lain saat dibutuhkan. Kehadiran fitur ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna sekaligus menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan pada kendaraan di segmennya.
Baca Juga:
Begini Cara Jaecoo Ajak Generasi Muda Lebih Kreatif
Tidak hanya itu, EV ini juga mengusung teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt, yang memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.
Mulai dari perlengkapan berkemah, peralatan kerja di luar ruangan, hingga kebutuhan listrik darurat di rumah, seluruhnya dapat didukung langsung tanpa memerlukan generator tambahan.
Untuk mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin digital, BAIC T1 dilengkapi fitur Smartphone Connectivity yang memungkinkan integrasi perangkat seluler secara mudah melalui sistem infotainment kendaraan. Pengguna dapat mengakses berbagai fungsi hiburan dan navigasi dengan lebih praktis selama perjalanan.
Pengalaman berkendara juga semakin menyenangkan berkat sistem audio 6-speaker yang menghadirkan kualitas suara jernih dan merata di seluruh kabin. Kenyamanan tersebut semakin disempurnakan oleh teknologi Soundproof Cabin dengan tingkat peredaman hingga 85%, sehingga mampu mengurangi suara dari luar kendaraan dan menciptakan suasana kabin yang lebih tenang, nyaman, serta premium.
Jakarta - BAIC Indonesia resmi memperkenalkan T1 sebagai jagoan baru mereka di segmen premium SUV. Namun melihat persaingan harga hingga fitur di kendaran modern seperti
mobil listrik, rasanya T1 butuh dari sekadar fitur standar untuk membuat konsumen Indonesia lebih tertarik.
Jika dilihat dari jarak tempuhnya sejauh 425 km, tentu bukan sesuatu yang istimewa. Lantaran mobil listrik di segmen premium SUV pun banyak yang jarak tempuhnya lebih jauh dari itu. Bahkan Xpeng G6 dan BYD Sealion 7 yang sejak tahun lalu dijual di Indonesia malah punya jarak tempuh sampai 600 km.
Lalu sebenarnya apa yang diandalkan T1 dan jadi senjata baru BAIC di pasar otomotif Indonesia? Dari keterangan yang dipaparkan langsung oleh Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya bahwa ini adalah mobil listrik perdana mereka di pasar Indonesia.
"Setelah melakukan riset dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat Indonesia, kami akhirnya jatuhkan pilihan kepada sebuah produk yang merupakan sub-brand dari BAIC itu sendiri yang memang fokus pada inovasi dan teknologi, yaitu Archfox," ujar Dhany Yahya.
Spesifikasi T1
Dengan dukungan teknologi pengisian daya cepat (DC Fast Charging), pengguna dapat mengisi ulang baterai secara lebih praktis hanya dibutuhkan 25 menit saja untuk mencapai pengisian dari 30% - 80% sehingga kendaraan selalu siap digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh dengan jarak tempuh hingga 425 km (CLTC) melalui dukungan baterai 42,3 kWh.
BAIC Indonesia juga terus memperkuat kesiapan layanan purna jual melalui pengembangan jaringan dealer, penyediaan suku cadang, dukungan teknis, serta layanan pelanggan yang dirancang untuk memberikan rasa tenang selama masa kepemilikan kendaraan.
Menjawab Kebutuhan Konsumen Indonesia
Sebagai kendaraan yang mengusung filosofi "The Spacious Smart EV", BAIC T1 dibekali berbagai teknologi pintar yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis, nyaman, dan aman.
Salah satu fitur unggulannya adalah Automatic Parking Assist, yang memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir secara otomatis sehingga memudahkan pengemudi, terutama saat berada di area parkir yang sempit atau padat.
Mobil ini juga menjadi salah satu kendaraan di kelasnya yang telah dilengkapi fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lain saat dibutuhkan. Kehadiran fitur ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna sekaligus menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan pada kendaraan di segmennya.
Tidak hanya itu, EV ini juga mengusung teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt, yang memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.
Mulai dari perlengkapan berkemah, peralatan kerja di luar ruangan, hingga kebutuhan listrik darurat di rumah, seluruhnya dapat didukung langsung tanpa memerlukan generator tambahan.
Untuk mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin digital, BAIC T1 dilengkapi fitur Smartphone Connectivity yang memungkinkan integrasi perangkat seluler secara mudah melalui sistem infotainment kendaraan. Pengguna dapat mengakses berbagai fungsi hiburan dan navigasi dengan lebih praktis selama perjalanan.
Pengalaman berkendara juga semakin menyenangkan berkat sistem audio 6-speaker yang menghadirkan kualitas suara jernih dan merata di seluruh kabin. Kenyamanan tersebut semakin disempurnakan oleh teknologi Soundproof Cabin dengan tingkat peredaman hingga 85%, sehingga mampu mengurangi suara dari luar kendaraan dan menciptakan suasana kabin yang lebih tenang, nyaman, serta premium.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)