Jakarta: Indonesia merupakan salah satu negara basis produksi untuk beberapa jenis kendaraan komersial. Bahkan selain untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial di dalam negeri, truk produksi Indonesia juga dipersiapkan untuk kebutuhan di luar negeri atau ekspor.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sudah membuka wacana untuk melakukan ekspor Isuzu Traga ke beberapa negara di Asia Tenggara. Bahkan kemungkinan besar, ekspor ini sudah bisa berjalan per akhir 2019.
“Traga 100 persen dirakit di Indonesia, di pabrik kami yang berada di Karawang. Serta memiliki dan besar harapan kami untuk membawa Traga ke beberapa negara di Asia Tenggara yang akan dilakukan akhir tahun ini,” ujar President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Ernando Demily, melalui keterangan resminya.
Dijelaskan kalau Traga memiliki penggunaan komponen lokal hingga 51,7 persen. Tidak menutup kemungkinan bahwa persentase komponen lokalnya akan ditingkatkan jelang ekspor di akhir tahun.
Di dalam negeri, Traga sudah cukup banyak berkontribuasi di segmen medium pikap. Bahkan per April 2019, penjualan di dalam negeri sudah mencapai 1.583 unit.
Traga diklaim memiliki ukuran bak kargo yang lebih luas. Ukurannya mencapai 4,6 meter persegi, atau 60 galon air. Pikap ini memiliki radius putar 4.5 meter.
Untuk dapur pacu, Traga menggunakan mesin 4JA1-L 2.500 cc bertenaga 19,5 kgm dan torsi 80 ps. Mesin ini sama persis dengan mesin yang digunakan Isuzu Panther dan didukung system transmisi dengan 5-percepatan.
Kehadiran Traga jelas menjadi lawan yang sepadan untuk Mitsubishi L300 yang sudah lama tidak mendapatkan penyegaran. Kira-kira akankah pabrikan berlogo tiga berlian mempersiapkan strategi untuk melawan Traga?
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan