General Motors akan menghentikan penjualan Chevrolet per Maret 2020. MI/Ramdani
General Motors akan menghentikan penjualan Chevrolet per Maret 2020. MI/Ramdani

kaleidoskop otomotif

2019 Jadi Senjakala Chevrolet dan Datsun di Indonesia

Otomotif datsun chevrolet kaleidoskop otomotif
Ekawan Raharja • 21 Desember 2019 17:45
Jakarta: Sepanjang 2019, jaga industri otomotif tanah air banyak disuguhkan oleh beragam kejadian manis dan pahit. Salah satunya adalah rencana pamitnya merek Chevrolet dan Datsun dari pasar otomotif di Indonesia.
 
Lebih tepatnya di penghujung tahun, 28 Oktober 2019, General Motors (GM) sebagai induk perusahaan Chevrolet mengumumkan menghentikan penjualan di nusantara. Mereka akan mulai menghentikan penjualan di seluruh jaringan resminya pada Maret 2020.
 
Menurut keterangan resminya, merek Chevrolet ini masih tetap ada di Indonesia. Mereka juga menjamin tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan Chevrolet dalam bentuk layanan garansi dan purna jual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para konsumen akan dipastikan akan mendapatkan layanan purna jual perawatan dan perbaikan mobil Chevrolet di seluruh bengkel resminya. Menurut situs resminya, kini General Motors memiliki 28 dealer yang tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
 
President General Motors Asia Tenggara, Hector Villarreal, mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan yang menyeluruh dari berbagai rencana bisnis yang memungkinkan bagi General Motors Indonesia di masa yang akan datang. Bahkan dia menyebutkan tidak memiliki kendaraan yang dapat mendatangkan keuntungan secara berkesinambungan di tanah air.
 
"Secara global, GM telah mengambil langkah-langkah yang sulit untuk memfokuskan aset dan sumber daya yang dimilikinya. Keputusan yang sulit ini konsisten dengan strategi global GM untuk tetap berfokus pada pasar yang memiliki jalur yang jelas untuk mencapai keuntungan yang berkesinambungan," tulis Hector Villarreal melalui keterangan resminya.
 
Ketiadaannya volume makers di Indonesia merambat ke berbagai hal, khususnya di sektor operasional. Pelemahan komoditas dan tekanan mata uang asing menjadi sejumlah faktor General Motors mengikuti jejak langkah Ford hengkang dari Indonesia.
 
2019 Jadi Senjakala Chevrolet dan Datsun di Indonesia
 
Setali dengan Chevrolet, Datsun juga tampaknya akan menghentikan penjualan di Indonesia. Langkah ini tidak terlepas dari rencana Nissan untuk meningkatkan pendapatannya yang mulai menurun dan memulihkan perusahaannya. Disebutkan bahwa rencana ini adalah bagian untuk kembali menyehatkan performa penjualan merek asal Jepang itu.
 
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika, berbicara kepada Medcom.id produksi mobil Datsun akan berhenti pada Januari 2020. Kondisi ini tidak terlepas dari performa dan perubahan strategi Nissan di tanah air.
 
"Datsun belum bertemu dengan Kemenperin secara formal. Namun secara informalnya mereka memberitahukan bahwa mereka ingin mengubah strategi melihat penjualan Go dan Go+ tidak bagus," ungkap Putu Juli Ardika kepada Medcom.id pada Selasa (26/11/2019).
 
Sebagai gantinya, disebutkan, fasilitas produksi Nissan akan fokus terhadap produksi mesin di tanah air. Nantinya mesin ini akan digunakan oleh Nissan dan Mitsubishi untuk All New Livina dan Xpander yang merupakan produk kembar.
 
Sejauh ini penjualan Go, Go+, dan Cross di tanah air memang tidak begitu menggembirakan. Wholesale periode Januari-Oktober 2019 Datsun di 5.921 unit atau 0,7 persen pangsa pasar dan retail sales di 6.836 unit. Sebuah catatan kecil adalah penjualan Datsun dalam sebulan tidak pernah mencapai 1.000 unit, dan terakhir performa ini dicapai pada triwulan pertama 2018.
 
Tahun yang kurang baik untuk Chevrolet dan Datsun!
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif