Jakarta - Mengajukan pembiayaan kendaraan dibutuhkan beberapa hal yang berkaitan dengan kepemilikan kendaraan itu sendiri. Dari keterangan resmi yang dirilis oleh Area 1 Dept Head TAF David Allister, bahwa melalui kombinasi promo bunga yang kompetitif serta manfaat perlindungan asuransi, konsumen berpotensi menekan Total Owning Cost secara signifikan.
"Sebagai ilustrasi, simulasi pembiayaan TOC Toyota Innova Zenix Hybrid dapat ditekan dari sekitar Rp762 juta menjadi Rp714 juta. Dengan demikian, konsumen berkesempatan memperoleh penghematan hingga Rp48 juta sepanjang masa pembiayaan," ujar David Allister dalam keterangan resminya.
Ia melanjutkan bahwa ini juga sekaligus tetap menikmati perlindungan dan kemudahan layanan yang menjadi bagian dari program pembiayaan ACC dan TAF. Berikut beberapa hal yang patut diperhatikan.
1. Tentukan tujuan kepemilikan kendaraan
Langkah pertama adalah memastikan tujuan pembelian kendaraan, apakah untuk mendukung mobilitas keluarga, menunjang aktivitas pekerjaan atau usaha, maupun sebagai investasi jangka panjang. Tujuan tersebut akan membantu konsumen memilih jenis kendaraan dan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Baca Juga:
Panduan Membeli Mobil Lelang agar Sesuai Anggaran
2. Sesuaikan pembiayaan dengan kemampuan finansial
Sebelum mengajukan kredit, konsumen perlu menghitung kemampuan membayar cicilan secara realistis. Sebagai panduan, total kewajiban cicilan, termasuk cicilan kendaraan, idealnya tidak melebihi 30–35% dari penghasilan bulanan, sehingga kebutuhan sehari-hari dan tujuan keuangan lainnya tetap dapat terpenuhi.
3. Pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya
Calon konsumen juga perlu memastikan perusahaan pembiayaan yang dipilih telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memiliki proses pembiayaan yang transparan, memiliki keamanan penyimpanan jaminan, didukung jaringan layanan konsumen yang luas, dan perlindungan asuransi dari mitra yang terpercaya.
4. Atur uang muka (Down Payment/DP ) dan tenor secara bijak
Besaran uang muka dan jangka waktu pembiayaan perlu disesuaikan dengan kondisi arus kas masing-masing konsumen. Uang muka yang lebih besar dapat membantu meringankan cicilan bulanan, sedangkan uang muka yang lebih kecil dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menjaga likuiditas dana.
Dalam menentukan tenor, konsumen juga diimbau untuk tidak hanya mempertimbangkan besarnya cicilan, tetapi juga memperhitungkan total biaya pembiayaan hingga kredit berakhir.
Baca Juga:
Hyptec HT Hadirkan Standar Baru SUV Listrik Premium di Indonesia
5. Pahami Total Owning Cost (TOC).
Salah satu materi utama yang dibahas dalam talkshow adalah pentingnya memahami TOC atau total biaya kepemilikan kendaraan. Masyarakat diajak untuk tidak hanya berfokus pada nominal cicilan bulanan, tetapi juga menghitung seluruh biaya yang akan dikeluarkan selama masa pembiayaan.
TOC dihitung dari total uang muka serta biaya administrasi yang ditambah dengan akumulasi angsuran selama tenor pembiayaan. Komponen angsuran tersebut telah mencakup bunga, asuransi kendaraan, dan asuransi jiwa, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai total komitmen finansial yang harus dipersiapkan.
6. Manfaatkan promo secara cermat.
Berbagai program pembiayaan yang dihadirkan selama GIIAS dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan biaya kepemilikan kendaraan. Penghematan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan program pembiayaan secara tepat tidak hanya membantu meringankan cicilan, tetapi juga mengoptimalkan total biaya kepemilikan kendaraan secara keseluruhan.
Jakarta - Mengajukan pembiayaan kendaraan dibutuhkan beberapa hal yang berkaitan dengan kepemilikan kendaraan itu sendiri. Dari keterangan resmi yang dirilis oleh Area 1 Dept Head TAF David Allister, bahwa melalui kombinasi promo bunga yang kompetitif serta manfaat perlindungan asuransi, konsumen berpotensi menekan Total Owning Cost secara signifikan.
"Sebagai ilustrasi, simulasi pembiayaan TOC Toyota Innova Zenix Hybrid dapat ditekan dari sekitar Rp762 juta menjadi Rp714 juta. Dengan demikian, konsumen berkesempatan memperoleh penghematan hingga Rp48 juta sepanjang masa pembiayaan," ujar David Allister dalam keterangan resminya.
Ia melanjutkan bahwa ini juga sekaligus tetap menikmati perlindungan dan kemudahan layanan yang menjadi bagian dari program pembiayaan ACC dan TAF. Berikut beberapa hal yang patut diperhatikan.
1. Tentukan tujuan kepemilikan kendaraan
Langkah pertama adalah memastikan tujuan pembelian kendaraan, apakah untuk mendukung mobilitas keluarga, menunjang aktivitas pekerjaan atau usaha, maupun sebagai investasi jangka panjang. Tujuan tersebut akan membantu konsumen memilih jenis kendaraan dan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
2. Sesuaikan pembiayaan dengan kemampuan finansial
Sebelum mengajukan kredit, konsumen perlu menghitung kemampuan membayar cicilan secara realistis. Sebagai panduan, total kewajiban cicilan, termasuk cicilan kendaraan, idealnya tidak melebihi 30–35% dari penghasilan bulanan, sehingga kebutuhan sehari-hari dan tujuan keuangan lainnya tetap dapat terpenuhi.
3. Pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya
Calon konsumen juga perlu memastikan perusahaan pembiayaan yang dipilih telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memiliki proses pembiayaan yang transparan, memiliki keamanan penyimpanan jaminan, didukung jaringan layanan konsumen yang luas, dan perlindungan asuransi dari mitra yang terpercaya.
4. Atur uang muka (Down Payment/DP ) dan tenor secara bijak
Besaran uang muka dan jangka waktu pembiayaan perlu disesuaikan dengan kondisi arus kas masing-masing konsumen. Uang muka yang lebih besar dapat membantu meringankan cicilan bulanan, sedangkan uang muka yang lebih kecil dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menjaga likuiditas dana.
Dalam menentukan tenor, konsumen juga diimbau untuk tidak hanya mempertimbangkan besarnya cicilan, tetapi juga memperhitungkan total biaya pembiayaan hingga kredit berakhir.
5. Pahami Total Owning Cost (TOC).
Salah satu materi utama yang dibahas dalam talkshow adalah pentingnya memahami TOC atau total biaya kepemilikan kendaraan. Masyarakat diajak untuk tidak hanya berfokus pada nominal cicilan bulanan, tetapi juga menghitung seluruh biaya yang akan dikeluarkan selama masa pembiayaan.
TOC dihitung dari total uang muka serta biaya administrasi yang ditambah dengan akumulasi angsuran selama tenor pembiayaan. Komponen angsuran tersebut telah mencakup bunga, asuransi kendaraan, dan asuransi jiwa, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai total komitmen finansial yang harus dipersiapkan.
6. Manfaatkan promo secara cermat.
Berbagai program pembiayaan yang dihadirkan selama GIIAS dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan biaya kepemilikan kendaraan. Penghematan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan program pembiayaan secara tepat tidak hanya membantu meringankan cicilan, tetapi juga mengoptimalkan total biaya kepemilikan kendaraan secara keseluruhan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)