Surabaya: PT PLN (Persero) resmi membuka Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jawa Timur, yang berlokasi di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah dengan tingkat adopsi EV yang terus meningkat.
"SPKLU center merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, begitu pula dengan pemilihan lokasi yang tepat yakni di Surabaya yang mana animo pengguna kendaraan listrik cukup tinggi," kata General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, dikutip dari Antara.
Ahmad menegaskan peresmian SPKLU ini adalah bentuk nyata dukungan PLN terhadap Perpres Nomor 79 Tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Ia mencatat, jumlah mobil listrik di Jawa Timur telah mencapai 3.500 unit, meningkat signifikan sebesar 166,57 persen.
Baca Juga:
5.000 Kamera ETLE Bakal Dipasang pada 2026
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menyebut SPKLU Center Surabaya merupakan yang keempat di Indonesia. Fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan kemandirian energi melalui kendaraan listrik ramah lingkungan.
"Ada tiga quick win dalam penggunaan kendaraan listrik mulai dari biaya operasional yang lebih murah hingga sepertiga dibanding kendaraan konvensional, efisiensi energi yang tinggi, dan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan," kata Adi.
SPKLU Center Surabaya memiliki 10 slot parkir khusus mobil listrik, empat unit ultra fast charging (100–200 kW), dan dua unit medium charging (22 kW). Fasilitas ini juga dilengkapi kafe, sport center, dan musholla untuk mendukung kenyamanan pengguna.
PLN mencatat, konsumsi energi di SPKLU meningkat hingga 329,12 persen secara tahunan (yoy) pada Oktober. Selain SPKLU Center, PLN telah menghadirkan 280 unit SPKLU di 150 lokasi yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
Baca Juga:
Mobil Bekas LCGC Rp60 Jutaan, Emang Ada?
Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono, menyebut kehadiran SPKLU Center menjadi tonggak penting dalam transisi energi di daerah tersebut.
“Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi yang selama ini menyumbang emisi signifikan," ujarnya.
Surabaya: PT
PLN (Persero) resmi membuka Stasiun Pengisian
Kendaraan Listrik Umum (
SPKLU) Center pertama di Jawa Timur, yang berlokasi di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah dengan tingkat adopsi EV yang terus meningkat.
"SPKLU center merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, begitu pula dengan pemilihan lokasi yang tepat yakni di Surabaya yang mana animo pengguna kendaraan listrik cukup tinggi," kata General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, dikutip dari Antara.
Ahmad menegaskan peresmian SPKLU ini adalah bentuk nyata dukungan PLN terhadap Perpres Nomor 79 Tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Ia mencatat, jumlah mobil listrik di Jawa Timur telah mencapai 3.500 unit, meningkat signifikan sebesar 166,57 persen.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menyebut SPKLU Center Surabaya merupakan yang keempat di Indonesia. Fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan kemandirian energi melalui kendaraan listrik ramah lingkungan.
"Ada tiga quick win dalam penggunaan kendaraan listrik mulai dari biaya operasional yang lebih murah hingga sepertiga dibanding kendaraan konvensional, efisiensi energi yang tinggi, dan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan," kata Adi.
SPKLU Center Surabaya memiliki 10 slot parkir khusus mobil listrik, empat unit ultra fast charging (100–200 kW), dan dua unit medium charging (22 kW). Fasilitas ini juga dilengkapi kafe, sport center, dan musholla untuk mendukung kenyamanan pengguna.
PLN mencatat, konsumsi energi di SPKLU meningkat hingga 329,12 persen secara tahunan (yoy) pada Oktober. Selain SPKLU Center, PLN telah menghadirkan 280 unit SPKLU di 150 lokasi yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono, menyebut kehadiran SPKLU Center menjadi tonggak penting dalam transisi energi di daerah tersebut.
“Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi yang selama ini menyumbang emisi signifikan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)