medcom.id, BSD City: Di luar negeri, pameran aftermarket sudah menjadi ajang tahunan seperti Specialty Equipment Market Association (SEMA) di Amerika Serikat. Ketiadaan ajang serupa di Indonesia menjadi peluang sebagian kalangan untuk membuat pameran aftermarket.
National Modifikator & Aftermarket Association (NMAA) bekerja sama dengan Nine Events akan menggelar Autopro. Kegiatan ini diklaim menjadi pameran komponen aftermarket otomotif pertama dan terbesar di Indonesia.
"Para modifikator dan brand komponen aftermarket rindu untuk berkolaborasi, terlepas kontes modifikasi yang biasa digelar terasa stagnan. Kami ingin menunjukan antusias dengan mendorong dan bekerja sama menghasilkan hal-hal yang baru," terang Founder NMAA, Andre Mulyadi, Kamis (18/8/2016) di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.
Presiden Direktiur Nine Events, Lia Indriasari, menjelaskan rencana penyelenggaraan Autopro tak terlepas dari kondisi otomotif di Indonesia. Mereka menilai penjualan otomotif yang mencapai angka 1 juta unit juga diikuti dengan perkembangan modifikator di Indonesia dan produk aftermarket.
"Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia juga turut memicu sektor pendukung lainnya, seperti sektor produk komponen aftermarket dan modifikasi mobil," terang Lia di kesempatan yang sama.
Nantinya pameran ini akan berkonsep business to business (B2B) dengan menggandeng agen pemegang merek, brand komponen aftermarket, dan juga modifikator. Namun di hari terakhir penyelenggaraan akan ada beberapa kegiatan untuk umum seperti kontes modifikasi, dan jual beli produk aftermarket untuk umum.
"Kami ingin menghadirkan berbagai kalangan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkunjung ke Autopro, sehingga terjadi transaksi bisnis di sana," lanjut Lia.
Acara ini akan berlangsung 23-25 Februari 2017 di Hall A dan B Jakarta Convention Center Jakarta. Nantinya masyrakat umum bisa berkunjung di acara ini di hari penyelenggaraan mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.
medcom.id, BSD City: Di luar negeri, pameran aftermarket sudah menjadi ajang tahunan seperti Specialty Equipment Market Association (SEMA) di Amerika Serikat. Ketiadaan ajang serupa di Indonesia menjadi peluang sebagian kalangan untuk membuat pameran aftermarket.
National Modifikator & Aftermarket Association (NMAA) bekerja sama dengan Nine Events akan menggelar Autopro. Kegiatan ini diklaim menjadi pameran komponen aftermarket otomotif pertama dan terbesar di Indonesia.
"Para modifikator dan brand komponen aftermarket rindu untuk berkolaborasi, terlepas kontes modifikasi yang biasa digelar terasa stagnan. Kami ingin menunjukan antusias dengan mendorong dan bekerja sama menghasilkan hal-hal yang baru," terang Founder NMAA, Andre Mulyadi, Kamis (18/8/2016) di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.

Presiden Direktiur Nine Events, Lia Indriasari, menjelaskan rencana penyelenggaraan Autopro tak terlepas dari kondisi otomotif di Indonesia. Mereka menilai penjualan otomotif yang mencapai angka 1 juta unit juga diikuti dengan perkembangan modifikator di Indonesia dan produk
aftermarket.
"Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia juga turut memicu sektor pendukung lainnya, seperti sektor produk komponen aftermarket dan modifikasi mobil," terang Lia di kesempatan yang sama.
Nantinya pameran ini akan berkonsep
business to business (B2B) dengan menggandeng agen pemegang merek,
brand komponen
aftermarket, dan juga modifikator. Namun di hari terakhir penyelenggaraan akan ada beberapa kegiatan untuk umum seperti kontes modifikasi, dan jual beli produk
aftermarket untuk umum.
"Kami ingin menghadirkan berbagai kalangan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkunjung ke Autopro, sehingga terjadi transaksi bisnis di sana," lanjut Lia.
Acara ini akan berlangsung 23-25 Februari 2017 di Hall A dan B Jakarta Convention Center Jakarta. Nantinya masyrakat umum bisa berkunjung di acara ini di hari penyelenggaraan mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)