Jakarta: Aerodinamika merupakan salah satu aspek yang dipertimbangkan dalam mendesain sebuah mobil. Tetapi tahukah kamu mobil apa dengan aspek aerodinamisnya paling efisien?
Sebuah sedan listrik, Aion Hyper GT, di atas kertas memiliki angka koefisien drag mencapai 0,19. Sayangnya mobil ini hanya dipasarkan untuk pasar Tiongkok saja.
Aion merupakan perusahaan otomotif asal Tiongkok yang memproduksi pengembangan mobil sport dan supercar bertenaga listrik. Beroperasi sejak 2018 lalu, Aion berada di bawah naungan Guangzhou Automobile Corporation (GAC) sudah menjalin kerja sama dengan Toyota, Honda dan Mitsubishi untuk pasar Tiongkok.
Sebagai perbandingan, Mercedes-Benz mengklaim Mercedes-EQS koefisien dragnya mencapai 0,20, dan Tesla Model S berada di angka 0,208. Tentu saja hal tersebut terkait dengan kemampuannya melaju lebih maksimal dan juga konsumsi bahan bakar, dalam hal ini baterai.
Secara umum, Aion Hyper GT memiliki desain yang sangat berorientasi aerodinamika, bahkan menggunakan DNA dari Hyper SSR yang dirilis pada September 2022 lalu. Permukaan body dibuat dengan bentuk bulat serta penggunaan lekukan yang tebat. Pabrikan juga menggunakan sistem handle pintu yang rata untuk memaksimalkan tingkat aerodinamika kendaraan dari samping. Tersedia pula air intake aktif yang ditempatkan di bagian bawah bumper depan dan spoiler belakang berukuran 1.465 mm.
Desain pintu Hyper GT dapat terbuka pada sudut hingga 43 derajat dapat memberikan bukaan selebar 573 mm. Hal inilah yang juga menyumbangkan angka koefisien drag melonjak hingga 0,19 mengalahkan Mercedes-Benz EQS dan Tesla Model S.
Kabarnya Hyper GT akan berada di atas platform yang sama dengan AEP 3.0 dengan motor listrik yang dipasang di roda belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 330 daya kuda dengan torsi puncak yang mencapai 429 Nm. Sayangnya angka performanya jauh di bawah Mercedes EQS yang berada di 333 daya kuda dengan torsi 540 Nm. Namun Aion mengklaim berkat tingkat aerodinamikanya yang unggul membuat Hyper GT mampu melesat ke kecepatan 100 km/jam dalam 4 detik.
Di samping itu, Aion juga menghadirkan 39 sensor berbeda yang ditujukan untuk mendukung fitur otonom dan peranti keselamatan pendukung lainnya. Menurut sumber akan sensor tersebut terdiri dari kamera stereo, millimeter-wave radars, ultrasonic radar dan juga tiga unit LiDAR.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan