Shell Eco-Marathon 2018

Tim Indonesia Juarai Kompetisi Mobil Irit BBM di SEM DWC London

Ekawan Raharja 09 Juli 2018 14:34 WIB
shell
Tim Indonesia Juarai Kompetisi Mobil Irit BBM di SEM DWC London
Sapuangin IX EVO 2 dari ITS Team 2, sukses meraih hasil bagus di komepetisi tingkat dunia. Antara Foto/Zabur Karuru
London: ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya kembali menorehkan prestasi. Kali ini mereka sukses menginjang podium tertinggi di Shell Eco-Marathon Drivers World Champhionship (SEM DWC) 2018 di London Inggris.

Mereka menjadi yang tercepat dan terhemat di kelas Urban Concept berbahan bakar bensin. Torehan ini berhasil mengasapi tim mahasiswa Kanada di posisi kedua dna tim mahasiswa Prancis di posisi ketiga.

Para mahasiswa ini masih mengandalkan mobil Sapuangin IX EVO 2 di ajang yang berlangsung di Queen Elizabeth Olympic Park, London, Inggris pada 5-8 Juli 2018.

"Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kerja keras kami bersama tim dan dosen pembimbing selama berbulan-bulan terbayar dengan menjadikan karya kami Sapuangin XI EVO 2 sebagai mobil tercepat dan terhemat," ujar Manager Tim ITS Team 2, Rafi Rasyad, melalui keterangan resminya.


Prestasi yang diraih para anak muda ini juga mendapatkan perhatian dari President Director & Country Chairman PT Shell Indonesia Darwin Silalahi. Menurutnya prestasi mahasiswa Indonesia di SEM DWC ini semakin mengukuhkan posisi tim Indonesia sebagai tim yang senantiasa diperhitungkan dalam ajang kompetisi mendesain, menciptakan dan mengendarai mobil paling hemat energi di tingkat regional maupun dunia.

"Selamat untuk keberhasilan tim mahasiswa Indonesia yang berhasil memborong dua penghargaan yang diperebutkan di kompetisi inovasi tingkat dunia di festival Shell Make the Future Live ini. Sungguh pencapaian sempurna, yang membuktikan bahwa keunggulan tim Indonesia telah teruji dan mempunyai daya saing yang diakui di tingkat dunia. Mereka tidak hanya cerdas, kreatif, inovatif dan tangguh, namun mempunyai kemampuan berpikir visioner, jauh ke masa depan. Saya berharap mereka mampu menjadi pionir bagi pemuda-pemuda lain dalam bergerak, menjadi agent of change, pembawa perubahan yang akan membawa bangsa ini lebih maju.”

SEM DWC adalah ajang kompetisi untuk menemukan mobil paling cepat dan paling hemat di dunia. Kompetisi ini dinilai penting karena merupakan ajang kompetisi inovasi teknologi otomotif dan efisiensi energi bagi mahasiswa dari puluhan negara di berbagai benua.

Sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 2016, tim mahasiswa Indonesia selalu mewakili Asia di Grand SEM DWC yang digelar di London, Inggris.

Hasil yang diraih ITS Team 2 membuatnya berhak mendapatkan hadiah berupa pengalaman sepekan berada di Scuderia Ferrari, Maranello, Italia.

Mereka akan bertemu dengan tim Scuderia Ferrari dan berkesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan berbagai saran-saran teknis para teknisi ahli Scuderia Ferrari mengenai cara-cara untuk meningkatkan performa mobil. Pengalaman yang didapat akan menjadi ilmu yang didapat akan dapat direalisasikan dan digunakan untuk meningkatkan performa mobil mereka untuk Shell Eco-marathon di tahun berikutnya.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id