BMW tak masalah dengan kenaikan BBNKB DKI Jakarta.
BMW tak masalah dengan kenaikan BBNKB DKI Jakarta.

BMW Tak Masalah Jika BBNKB DKI Jakarta Naik

Otomotif bmw pajak kendaraan
Ekawan Raharja • 14 November 2019 14:14
Jakarta: Kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) DKI Jakarta mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak, termasuk produsen mobil. BMW memberikan tanggapan bahwa kenaikan BBNKB memang berpengaruh tetap meski hanya terasa sedikit bagi mereka.
 
Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, menjelaskan kenaikan BBNKB ini memang berpengaruh terhadap nilai jual akhir kepada konsumen. Tetapi perlu digarisbawahi, merek asal Jerman ini memasarkan mobil dengan harga (off the road) sehingga pajak BBNKB menjadi tanggungan pembeli.
 
"Sosialisasi dari pemerintah. Kalau dari BMW, karena kita adalah brand kendaraan premium, pasti pengaruhnya ada tapi tidak signifikan," jelas Jodie di Plaza Indonesia Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kenaikan BBNKB bukanlah hal baru di dunia otomotif, mengingat perubahan memang lazim terjadi. Namun mereka yakin tidak ada penurunan yang diakibatkan karena kenaikan tarif BBNKB.
 
"BMW tidak terlalu berpengaruh, karena pembeli itu fans BMW, bukan hanya untuk kendaraan fungsional seperti merek kendaraan lainnya," pungkas Jodie.
 
Wakil Presiden Penjualan BMW Group Indonesia, Bayu Rianto, juga menambahkan bahwa selama ini penjualan mobil-mobil BMW dilakukan dengan harga off the road (belum termasuk pajak). Soal kenaikan BBN ini juga pihaknya sudah memberikan informasi dan akan ditanggung konsumen.
 
"Kita memang sudah komunikasikan, jika tarif BBN ini naik, konsumen akan menanggung biaya sekian, jadi konsumen tidak kaget," timpal Bayu.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja menaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sedari 10 persen menjadi 12,5 persen. Penyesuaian BBNKB ini diatur melalui Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2019 dan ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jelas tertulis di Pasal 7 Ayat 1 disebutkan BBNKB penyerahan pertama ditetapkan sebesar 12,5 persen, kemudian untuk penyerahan selanjutnya berlaku 1 persen.
 
Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2019 yang menggantikan Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ini akan berlaku setelah 30 hari sejak tanggal diundangkan. Tercatat peraturan ini diundangkan pada 11 November 2019, dan BBNKB DKI Jakarta akan mulai naik menjadi 12,5 persen pada 11 Desember 2019.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif