Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Kunjungi Booth Toyota di GIIAS 2026. Toyota
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Kunjungi Booth Toyota di GIIAS 2026. Toyota

Yaaah! Mobil Hybrid Terancam Tidak Dapat Insentif

Ekawan Raharja • 08 Agustus 2026 18:31
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah memberi sinyal insentif kendaraan listrik 2026 belum mencakup mobil hybrid, meski penjualannya tumbuh 45 persen.
  • Airlangga menyebut insentif BEV diarahkan untuk mendorong produksi nasional dan penggunaan komponen lokal di industri otomotif.
  • Menkeu Purbaya menyatakan pembahasan insentif saat ini baru mencakup BEV berbasis baterai nikel maupun lithium.
Kabupaten Tangerang: Pasar otomotif saat ini masih menantikan insentif kendaraan listrik yang dijanjikan oleh pemerintah. Sayangnya, berdasarkan bocoran yang didapatkan, insentif untuk kendaraan listrik ini tidak termasuk untuk mobil berbasis teknologi hybrid.
 
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, saat berkunjung ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Jumat (7-8-2026). Menurut Airlangga, mobil-mobil hybrid sudah menunjukan pertumbuhan penjualan yang baik.
 
"Sekarang hybrid penjualannya naik karena dengan infrastruktur terbatas, teknologi ini jadi solusi bagi masyarakat sebelum masuk ke BEV (battery electric vehicle)," kata Airlangga.

"Karena sudah jalan, insentifnya sudah full. Insentif itu diberikan untuk produksi nasional, dan ini produksinya sudah nasional," lanjut dia.
 
Dia menilai pemberian insentif ini untuk mendorong produksi lokal, dan berujung kepada penggunaan komponen lokal. Sedangkan untuk mobil hybrid sudah mulai diproduksi lokal.

Baca Juga:
Era Baru Berpetualang Bersama Jetour T2 i-DM


"Produksinya sudah bagus, penjualan juga sudah naik 45 persen dibandingkan tahun lalu. Jadi tujuan pemerintah untuk menaikkan local content sudah tercapai," katanya.
 
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga memberikan 'kode' serupa. Dia menyebutkan teknologi hybrid, baik mild hybrid, strong hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), maupun range extended electric vehicle (REEV), belum masuk dalam pembahasan insentif.
 
"Saya belum dengar rencana itu (hybrid diberikan insentif). Yang saya dengar baru untuk BEV (battery electric vehicle), baik yang menggunakan baterai berbasis nikel maupun lithium," kata Purbaya usai menghadiri The 20th Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026).
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan