DKI Jakarta: PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berkomitmennya meningkatkan keselamatan berkendara bagi pelaku industri transportasi dan logistik melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan mengintegrasikan aplikasi ponel pintar MyIsuzuID dan sistem telematika Isuzu Link.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menjelaskan bahwa teknologi digital dapat membantu pelanggan mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga produktivitas armada.
"Bagi kami keselamatan berkendara menjadi bagian penting dari keberlangsungan bisnis para pelanggan. Aplikasi MyIsuzuID dan pemanfaatan teknologi telematika Isuzu Link bisa memitigasi kecelakaan selama perjalanan, melalui pemeliharaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi dan pemantauan kendaraan secara real-time," ungkap Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, melalui keterangan resminya.
Melalui aplikasi MyIsuzuID, pengguna dapat memanfaatkan fitur Jaringan untuk menemukan Bengkel Mitra Isuzu (BMI), toko suku cadang resmi, hingga dealer terdekat. Seluruh lokasi telah terintegrasi dengan peta digital yang memudahkan navigasi serta dilengkapi informasi kontak dealer yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat.
Baca Juga:
Cek Daftar Harga Mobil PHEV per Juni 2026
Kehadiran fitur tersebut ditujukan untuk memastikan armada pelanggan selalu mendapatkan layanan perawatan yang tepat sehingga tetap berada dalam kondisi prima dan layak beroperasi.
Selain itu, MyIsuzuID juga terhubung dengan Isuzu Link yang memungkinkan pemilik usaha memantau aktivitas kendaraan secara langsung melalui perangkat ponsel pintar. Sistem telematika ini tidak hanya berfungsi untuk memonitor posisi kendaraan, tetapi juga memberikan berbagai informasi terkait kondisi armada dan perilaku pengemudi.
Salah satu fitur unggulannya adalah Driver Safety Behaviour & Diagnostic Trouble Code yang mampu memantau pola berkendara pengemudi. Sistem akan mengidentifikasi perilaku berisiko seperti melampaui batas kecepatan (overspeed) maupun tindakan berkendara yang tidak aman (unsafe driving).
Pemilik armada juga akan menerima notifikasi ketika kendaraan memasuki wilayah yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat kelelahan, Isuzu Link turut dibekali fitur pemantauan durasi mengemudi.
Sistem akan memberikan alarm pengingat apabila pengemudi berkendara terlalu lama tanpa beristirahat. Selain itu, fitur ini juga dapat memantau kondisi kendaraan yang mengalami idling terlalu lama sehingga membantu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.
Baca Juga:
Intip Diskon Motor Listrik Honda di PRJ 2026
Di sektor pemeliharaan kendaraan, Isuzu Link menyediakan fitur Error Code yang dapat mendeteksi gangguan teknis pada mesin secara dini. Dengan adanya notifikasi peringatan tersebut, pemilik armada dapat segera mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.
Isuzu juga menghadirkan fitur Data Integration atau Application Programming Interface (API) yang memungkinkan data operasional kendaraan terhubung dengan sistem manajemen perusahaan. Integrasi ini memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk menyelaraskan data kendaraan dengan kebijakan keselamatan internal maupun standar yang ditetapkan oleh mitra bisnis.
"Melalui integrasi data yang transparan melalui fitur Data Integration atau Application Programming Interface (API), manajemen perusahaan dapat menyelaraskan seluruh data operasional Isuzu Link dengan kebijakan keselamatan internal maupun standar eksternal mitra bisnis. Isuzu percaya dengan kombinasi antara armada yang tangguh, pemantauan teknologi yang ketat, dan kesiapan layanan purnajual, angka kecelakaan kerja di jalan raya dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan produktivitas bisnis konsumen," pungkas Rian.
DKI Jakarta: PT
Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berkomitmennya meningkatkan keselamatan berkendara bagi pelaku
industri transportasi dan
logistik melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan mengintegrasikan aplikasi ponel pintar MyIsuzuID dan sistem telematika Isuzu Link.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menjelaskan bahwa teknologi digital dapat membantu pelanggan mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga produktivitas armada.
"Bagi kami keselamatan berkendara menjadi bagian penting dari keberlangsungan bisnis para pelanggan. Aplikasi MyIsuzuID dan pemanfaatan teknologi telematika Isuzu Link bisa memitigasi kecelakaan selama perjalanan, melalui pemeliharaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi dan pemantauan kendaraan secara real-time," ungkap Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, melalui keterangan resminya.
Melalui aplikasi MyIsuzuID, pengguna dapat memanfaatkan fitur Jaringan untuk menemukan Bengkel Mitra Isuzu (BMI), toko suku cadang resmi, hingga dealer terdekat. Seluruh lokasi telah terintegrasi dengan peta digital yang memudahkan navigasi serta dilengkapi informasi kontak dealer yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat.
Kehadiran fitur tersebut ditujukan untuk memastikan armada pelanggan selalu mendapatkan layanan perawatan yang tepat sehingga tetap berada dalam kondisi prima dan layak beroperasi.
Selain itu, MyIsuzuID juga terhubung dengan Isuzu Link yang memungkinkan pemilik usaha memantau aktivitas kendaraan secara langsung melalui perangkat ponsel pintar. Sistem telematika ini tidak hanya berfungsi untuk memonitor posisi kendaraan, tetapi juga memberikan berbagai informasi terkait kondisi armada dan perilaku pengemudi.
Salah satu fitur unggulannya adalah Driver Safety Behaviour & Diagnostic Trouble Code yang mampu memantau pola berkendara pengemudi. Sistem akan mengidentifikasi perilaku berisiko seperti melampaui batas kecepatan (overspeed) maupun tindakan berkendara yang tidak aman (unsafe driving).
Pemilik armada juga akan menerima notifikasi ketika kendaraan memasuki wilayah yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat kelelahan, Isuzu Link turut dibekali fitur pemantauan durasi mengemudi.
Sistem akan memberikan alarm pengingat apabila pengemudi berkendara terlalu lama tanpa beristirahat. Selain itu, fitur ini juga dapat memantau kondisi kendaraan yang mengalami idling terlalu lama sehingga membantu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.
Di sektor pemeliharaan kendaraan, Isuzu Link menyediakan fitur Error Code yang dapat mendeteksi gangguan teknis pada mesin secara dini. Dengan adanya notifikasi peringatan tersebut, pemilik armada dapat segera mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.
Isuzu juga menghadirkan fitur Data Integration atau Application Programming Interface (API) yang memungkinkan data operasional kendaraan terhubung dengan sistem manajemen perusahaan. Integrasi ini memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk menyelaraskan data kendaraan dengan kebijakan keselamatan internal maupun standar yang ditetapkan oleh mitra bisnis.
"Melalui integrasi data yang transparan melalui fitur Data Integration atau Application Programming Interface (API), manajemen perusahaan dapat menyelaraskan seluruh data operasional Isuzu Link dengan kebijakan keselamatan internal maupun standar eksternal mitra bisnis. Isuzu percaya dengan kombinasi antara armada yang tangguh, pemantauan teknologi yang ketat, dan kesiapan layanan purnajual, angka kecelakaan kerja di jalan raya dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan produktivitas bisnis konsumen," pungkas Rian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)