Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster (ketiga dari kiri) melihat bagaimana secara langsung teknologi IoT untuk aspek keselamatan angkutan umum. TKDN
Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster (ketiga dari kiri) melihat bagaimana secara langsung teknologi IoT untuk aspek keselamatan angkutan umum. TKDN

Teknologi Otomotif

Meningkatkan Keselamatan Transportasi Di KTT G20 dengan IoT

Ekawan Raharja • 15 Agustus 2022 14:00
Denpasar: Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 menghadirkan para pemimpin negara sehingga aspek keselamatan harus perhatikan dengan baik. Oleh sebab itu, pemanfaatan internet of things (IoT) dinilai bisa menjadi salah satu contoh untuk membantu meningkatkan keselamatan dan memperlancar mobilitas selama acara berlangsung.
 
Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster, sudah melihat bagaimana pemanfaatan teknologi IoT yang diperagakan oleh PT Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN). Kemudian PT TKDN pun menjadi salah satu anggota resmi pendukung KTT G20 yang berlangsung pada 15 November 2022 di Bali.
 
Saat peragaan teknologi IoT, perusahaan memperkenalkan kecanggihan perangkat TAM Fleet berbasis AI yang berfungsi sebagai sensor dan pengawasan pengemudi yang terbukti meningkatkan keselamatan armada, penumpang, dan pengemudi. Salah satu perangkat yang dipamerkan yaitu Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Begitu juga dengan perangkat Blind Spot Detection yang menggunakan 3D depth camera with AI yang mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan disekitar armada dengan keakuratan mencapai 95 persen sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
 
Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advance Driver Assitance System (ADAS) dan Indicator R-Watch bahkan dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan. Sedangkan perangkat pelacak dan keamanan kendaraan yang menggunakan perpaduan teknologi Global Positioning System (GPS) dan dikombinasikan dengan Global System for Mobile Communication (GSM) dari TAM Fleet pun mampu melacak, memantau posisi dan status kendaraan secara real time.
 
“Dengan teknologi berbasis IoT dan AI yang terintegrasi ini, PT TKDN berharap dapat membantu sektor pariwisata di Indonesia yang aman dan nyaman dari sisi transportasi,” tutup Direktur Utama PT TKDN, David Santoso, melalui keterangan resminya.

 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif