Menurut laman resmi Tesla Motors, pengembangan V3 Supercharging tidak terlepas dari pemenuhan kebutuhan dan target di masa mendatang. Tesla Motors
Menurut laman resmi Tesla Motors, pengembangan V3 Supercharging tidak terlepas dari pemenuhan kebutuhan dan target di masa mendatang. Tesla Motors

Tesla V3 Supercharging, Isi Baterai Mobil Cukup Lima Menit

Otomotif teknologi otomotif tesla
Ekawan Raharja • 15 Maret 2019 18:29
Amerika Serikat: Tesla Motors selain mengembangkan mobil-mobil listrik dengan performa terbaik, mereka juga terus mengembangkan infrastrukturnya. Salah satunya dengan menghadirkan fasilitas pengecasan yang sangat efisien dan cepat yang disajikan melalui V3 Supercharging.
 
Melalui sistem pengecasan terbaru ini, Tesla Model 3 bisa menjelajah sejauh 120 menit hanya dengan melakukan pengecasan lima menit (pengisian dari baterai kosong). Teknologi ini akan memangkas waktu 50 persen lebih cepat waktu pengisian dibandingkan dengan rata-rata alat pengecasan yang ada saat ini.
 
Menurut laman resmi Tesla Motors, pengembangan V3 Supercharging tidak terlepas dari pemenuhan kebutuhan dan target di masa mendatang. Mengingat saat ini Tesla sudah memiliki lebih dari 12 ribu supercharger yang tersebar di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Supercharger yang dimiliki saat ini cukup untuk melayani 99 persen populasi masyarakat di Amerika Serikat, dan ditargetkan bisa juga mengcover 99 persen warga Eropa di akhir 2019. Kemudian 90 persen populasi di Tiongkok kini sudah juga bisa merasakan supercharger tersebut.
 
Tesla V3 Supercharging, Isi Baterai Mobil Cukup Lima Menit
 
Pengembangkan V3 Supercharging memiliki misi untuk melayani peningkatan pengguna mobil listrik, mempercepat akselerasi orang-orang berpindah ke energi terbarukan, pengisian lebih cepat, sampai mengakomodir mobilitas manusia yang semakin cepat dan jauh.
 
Melihat desainnya, V3 Supercharging memiliki desain yang berbeda total dibandingkan supercharging yang ada. Bangunan 1MW ini akan memasok kira-kira 250 kW per mobil saat pengisiannya. Kemudian di sistem pengecasan terbaru ini, akan ada juga fitur On-Route Battery Warmup yang berfungsi menghangatkan baterai sehingga memiliki suhu yang tepat untuk melakukan pengisian secara efisien.
 
Untuk saat ini V3 Supercharging baru bisa digunakan untuk Model 3. Sementara Model X dan Model Y baru bisa menggunakan teknologi V3 Supercharging pada kuartal kedua 2019. Model Y sendiri baru akan dirilis pada kuartal kedua di Amerika Utara, kuartal ketiga di Eropa, dan akhir tahun di kawasan Asia Pasific. Pada akhirnya V3 Supercharging akan melayani seluruh model milik Tesla, yang ada di seluruh penjuru dunia.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi