Ilustrasi. Medcom.id/Antonio
Ilustrasi. Medcom.id/Antonio

Smart Camera untuk Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement

Otomotif lalu lintas keselamatan lalu lintas
M. Bagus Rachmanto • 21 November 2019 14:08
Bekasi: Sejumlah kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat Over Dimension Over Loading (ODOL) belakangan ini menjadi perhatian banyak kalangan terhadap keselamatan di jalan. Sebagai salah satu operator jalan tol di tanah air, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., mendukung percepatan program pemberantasan kendaraan berat ODOL yang semula ditargetkan selesai pada 2021 menjadi 2020.
 
Hal iitu juga jadi pembahasan dalam talkshow bertajuk 'Menuju Zero ODOL Jalan Tol 2020, yang bertempat di Rest Area Km 39A, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (20/11/2019). Turut Hadir sebagai narasumber, yakni Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wahyudi Mandala Putra, Kasubdit Uji Tipe Direktorat Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan Dewanto Purnachandra, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Kementerian PUPR Agita Widjajanto, Kombes Pol-Kadenwal PJR Korlantas POLRI Bambang Sentot dan Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur.
 
Anggota BPJT Kementerian PUPR, Agita Widjajanto mengatakan untuk mewujudkan konsep penegakan hukum yang totalitas terutama dalam menyelesaikan isu ODOL di jalan tol, adalah jika tercipta kerjasama dan kolaborasi yang baik seluruh pihak yang terlibat seperti BPJT, Ditjen Hubdat, Polantas hingga Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) untuk berkomitmen menuju Zero ODOL di jalan tol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan tol ke depannya, para pihak akan mengintegrasikan smart camera yang ada di jalan tol untuk dapat ditempatkan di beberapa titik yang berfungsi menangkap data plat nomor kendaraan, kecepatan kendaraan hingga beban kendaraan yang melanggar ketertiban berlalu lintas," ungkap Agita melalui ketarangan persnya.
 
Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan, di Jalan Tol Jasa Marga saat ini telah terpasang 22 smart camera yang tersebar di Jalan Tol Jabotabek dan Jalan Tol Trans Jawa.
 
"22 smart camera ini akan menangkap data yang terintegrasi dengan sistem penegakan hukum yang dikelola oleh Kepolisian. Kami dukung penerapan ETLE di jalan tol karena salah satu yang menjadi fokus kami adalah pengguna jalan berkesalamatan yang dapat memenuhi tata tertib lalu lintas," tambahnya.
 
Talkshow ini merupakan acara utama dari rangkaian program Jasa Marga Tertib Lalu Lintas 2019. Selain talkshow ada juga acara sharing session dengan tema 'Berkendara yang Aman dan Menyenangkan' bersama Influencer Alexandra Asmasoebrata salah satu pembalap wanita berprestasi di Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Commitment Wall “Safety Driving is Our Culture” oleh perwakilan instansi dan asosiasi terkait lainnya.arnya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif