Goodyear Eagle F1 Asymmetric 2 yang baru dan harga ban lainnya dari Goodyear masih mengikuti kurs nilai tukar di bawah Rp14 ribu. MTVN/Ekawan Raharja
Goodyear Eagle F1 Asymmetric 2 yang baru dan harga ban lainnya dari Goodyear masih mengikuti kurs nilai tukar di bawah Rp14 ribu. MTVN/Ekawan Raharja

Komponen Otomotif

Rupiah Melemah, Goodyear Masih Pertahankan Harga

Otomotif ban mobil
Ekawan Raharja • 27 Agustus 2015 13:18
medcom.id, Jakarta: Kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang lemah, khususnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Tetapi kondisi tersebut tampaknya tak mempengaruhi Goodyear Indonesia untuk merevisi harga produk mereka.
 
Yedi Sondy, Direktur Marketing dan Penjualan Goodyear Indonesia, memastikan hal tersebut pada Kamis, 27 Agustus, di SCBD Jakarta. Bahkan Ia menegaskan bahwa perubahan harga pun tidak ada dalam waktu dekat.
 
"Sekarang belun ada adjusment harga. Dalam waktu dekat ini belum ada," jelas Yedi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya melemahnya ekonomi Indonesia, khususnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, merupakan dampak short term. Kondisi ini pun terjadi bukan karena faktor internal, melainkan memang kondisi global.
 
Yedi optimis kondisi perekonomian akan segera membaik seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sehingga saat ini salah satu bos Goodyear belum mau melakukan perubahan apapun. Termasuk kebijakan apapun terhadap perusahaan yang dipimpinnya.
 
Sejumlah produsen ban juga masih melakukan hal yang sama. Mengingat kondisi perekonomian bangsa diprediksi bakal segera pulih. Namun jika kondisi perekonomian tak juga membaik, maka harga-harga bisa membubung tinggi.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif