Pasar ekspor yang dituju Triber sama dengan pasar Renault Kwid. Renault
Pasar ekspor yang dituju Triber sama dengan pasar Renault Kwid. Renault

Rencana Ekspor Renault Triber ke Indonesia

Otomotif mobil baru renault
Ekawan Raharja • 26 Juni 2019 09:08
New Delhi: Renault baru saja memperkenalkan Triber untuk pasar India. Bahkan tanpa berlama-lama, merek otomotif asal Prancis ini segera akan memperkenalkannya di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia.
 
Menurut Indiantimes.com, rencananya multi purpose vehicle (MPV) mungil ini akan diproduksi di India. Setelah itu, Triber akan dipasarkan untuk pasar lokal serta ke beberapa negara lainnya.
 
Disebutkan pasar ekspor yang dituju sama dengan pasar Renault Kwid. Sebut saja beberapa negara mulai dari Sri Lanka, Nepal, Bangladesh, Butan, Mauritius, Afrika Selatan, dan Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rencana Ekspor Renault Triber ke Indonesia
 
"Setelah memenuhi kebutuhan pasar India, kamu berencana untuk melakukan ekspor Triber ke pasar yang sama dengan Kwid," menurut keterangan resmi dari Renault.
 
Untuk pasar India, kemungkinan Mobil bermesin 1.000 cc itu akan dijual seharga Rp110 juta hingga Rp180 juta. Sehingga ketika masuk ke pasar Indonesia, harganya diperkirakan tidak jauh dari harga yang ada di pasar India.
 
Meningat Renault Indonesia dahulu membawa Kwid dengan memanfaatkan program free trade agreement (FTA), atau perjanjian perdagangan bebas. Di sini mereka mendapatkan beberapa keuntungan yang membuat harga mobil bisa kompetitif.
 
Rencana Ekspor Renault Triber ke Indonesia
 
Kala itu di 2016, Renault memasukan Kwid ke Indonesia dengan banderol Rp117,7 juta. Harga ini tidak berbeda jauh dengan yang ada di India dengan harga 381 Rupee atau Rp74,7 juta.
 
Triber menggunakan rancang bangun CMF-A seperti yang digunakan oleh Kwid yang menjadi mobil entry-level saudara Nissan dan Mitsubishi tersebut. Dimensinya tercatat 3.990 mm x 1.739 mm x 1.643 mm (PxLxT), dengan jarak sumbu roda 2.636 mm dan berat bersihnya hanya 947 kg.
 
Mobil ini memiliki konfigurasi tempat duduk 5+2, dimana bagian belakang bisa difungsikan sebagai bagasi atau tempat duduk. Sehingga mobil ini memiliki beragam fungsi yang dibutuhkan oleh penumpangnya. Keleluasan dan fungsionalitas yang ditawarkan oleh Triber ini yang akhirnya membuatnya tergolong sebagai kendaraan MPV, meskipun secara desain lebih condong ke SUV.
 
Bila masuk ke Indonesia, Triber akan membuka segmen baru yang cukup unik. Mengingat sudah jarang MPV yang menggunakan mesin 1.000 cc, tersisa Karimun Wagon R yang dibuat dengan skema produksi LCGC. Sedangkan untuk desainnya tampaknya Datsun Cross memiliki desain yang cukup familiar dengan Triber.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif