Driving Experience

Belah Kemacetan Jakarta- Bogor Bersama Chevrolet Trax

M. Bagus Rachmanto 22 November 2018 18:34 WIB
mobil baruchevrolet
Belah Kemacetan Jakarta- Bogor Bersama Chevrolet Trax
Chevrolet Trax tawarkan sensasi berkendara ala mobil Eropa. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Jakarta: Trax memang bukan barang baru, General Motors (GM) Indomedia Chevrolet kembali mengajak jurnalis untuk menjajal Trax yang diklaim sebagai sport utility vehicle (SUV) kompak, di acara bertajuk 'Tes Fun Drive'.

Di acara ini 3 unit Trax tipe premier disiapkan dan dibagi menjadi 3 tim, dengan konfigurasi 3 orang penumpang. Tujuannya agar penumpang dapat merasakan ukuran kabin serta performa suspensi. Rute yang dipilih yaitu berkendara melintasi kemacetan Jakarta. Start dari jalan Pondok Indah-Rancamaya Bogor-Kota Kasablanka, dan finish kembali di kantor Chevrolet Pondok Indah.

"Tes Fun Drive merupakan kegiatan berkendara untuk memberikan pengalaman menyenangkan dengan Trax, sekaligus merasakan beragam fitur untuk melibas perkotaan yang kian padat," ucap External Affairs & Communications Director, GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis (25/11/2018).

Mesin
Berdasarkan hasil tes jalan yang dilakukan, berbekal mesin Ecotec 1.400 cc dengan turbocharger tenaga yang dihasilkan 140 ps pada 4900-6000 rpm dan torsi 200 nm pada 1850-4900 rpm dirasa cukup mumpuni dengan sensasi berkendara yang bergaya sporty.


Ketika dites di tol pada  kecepatan 160 km per jam, handling Trax cukup atabil dan tenaganya tidak terasa boyo.Pastinya, bagi para pecinta SUV, konsumsi bahan bakar bakarnya bisa mencapai 12,9 km per liter untuk transmisi 6-Speed Automatic with Tiptronic. Karena Trac hanya tersedia dalam transmisi automatic.

Eksterior
Sebagai mobil SUV, bodi Trax terbilang sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Ini membuatnya cukup lincah untuk menerabas kemacetan.
Kabin Trax yang dapat menampung 5 penumpang dirasa cukup lapang. Desain bodi terlihat stylish dan modern, didukung fitur lampu LED Projector and Daytime Running Light.

Interior
Desain interior yang terlihat futuristik madukan material semi kulit yang cukup mewah. Termasuk penggunaan jok sporty model bucket seat, dengan adjustable headrest. Tak ketinggalan adanya fitur keyless entry dengan start/stop button.

Namun yang menjadi catatan kami adalah sistem suspensi yang bantingannya dirasa cukup keras, yang kemungkinan karena pemilihan pelek 18 inci yang dirasa terlalu besar. Saat uji jalan, sebagian tester merasakan bantingan suspensi cukup keras, baik di bagian dean dan belakang.

Meski begitu, kehadiran SUV buatan pabrik asal Amerika di industri otomotif tanah air cukup menarik dan harus berkompetisi dengan Honda BR-V yang berada di segmen yang sama, dan dibekali spesifikasi yang tak beda jauh dengan harga yang lebih murah.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id