PT Bintang Chemical Indonesia membangun fasilitas baru senilai Rp80 miliar di Cikande, Serang, untuk meningkatkan kapasitas produksi cat otomotif. Autogear.id/Alun Segoro
PT Bintang Chemical Indonesia membangun fasilitas baru senilai Rp80 miliar di Cikande, Serang, untuk meningkatkan kapasitas produksi cat otomotif. Autogear.id/Alun Segoro

Di Tengah Gempuran Cat Impor, Belkote & AXT Bangun Fasilitas Baru di Cikande

Ekawan Raharja • 29 September 2026 08:56
Ringkasnya gini..
  • Belkote dan AXT membangun fasilitas baru senilai Rp80 miliar di Cikande, Serang, untuk meningkatkan kapasitas produksi cat otomotif.
  • Fasilitas seluas 10.800 meter persegi ini ditargetkan rampung Juli 2027 dan mulai beroperasi secara komersial pada Agustus 2027.
  • PT Bintang Chemical Indonesia memperluas kapasitas produksi Belkote dan AXT untuk menjawab permintaan pasar serta persaingan cat impor.
Serang: PT Bintang Chemical Indonesia, yang memayungi merek cat refinishing otomotif Belkote dan AXT, resmi memulai pembangunan fasilitas baru di Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Pembangunan fasilitas baru yang cukup luas ini diresmikan melalui seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) dan penanaman sejumlah pohon di lokasi terkait, Senin (28/9/2026).

Mengantongi nilai investasi sekitar Rp80 miliar, pembangunannya menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang PT Bintang Chemical Indonesia, untuk meningkatkan kapasitas produksi. 

Hal itu sekaligus menjawab pertumbuhan permintaan pasar, terhadap produk cat di Indonesia. Memperkuat jaringan pemasaran merek tersebut yang sudah tersedia, dari Sabang sampai Merauke.

Fasilitas baru tersebut dibangun di atas lahan seluas 10.800 meter persegi, dengan potensi penambahan lahan sekitar 4.000 meter persegi. Adapun total luas bangunan direncanakan mencapai sekitar 5.324 meter persegi. 

Kompleks baru PT Bintang Chemical Indonesia tersebut akan mencakup kantor pusat, Research and Innovation Center, fasilitas produksi, infrastruktur pendukung, serta mesin dan peralatan produksi.
 

Rencananya, pembangunan ditargetkan selesai pada Juli 2027, sementara kegiatan operasional secara komersial dijadwalkan mulai Agustus 2027. 

“Pembangunan fasilitas baru ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang kami, untuk memperluas kapasitas produksi, menjawab peningkatan permintaan pasar terhadap produk kami yang saat ini belum dapat sepenuhnya dipenuhi. Karena keterbatasan kapasitas produksi, serta memperkuat posisi kami di industri cat nasional,” papar Managing Director PT Bintang Chemical Indonesia, Tio Kay Hok, di lokasi acara.

Diakui, pertumbuhan populasi kendaraan dinilai turut membuka peluang bagi pasar perbaikan bodi kendaraan pascatabrakan, dan kebutuhan aftermarket. Menyikapi persaingan dengan sejumlah produk impor, perusahaan ini mencoba mengikuti arus pasar yang sedang berkembang.

"Kami tidak menerapkan strategi khusus dalam menyikapi kompetisi dengan sejumlah produk impor. Melainkan akan mengikuti arus pasar yang berkembang saat ini," imbuh Tio Kay Hok.

Menyangkut pemilihan daerah Cikande sebagai lokasi fasilitas baru, kiranya telah mempertimbangkan sejumlah faktor. Mulai dari infrastruktur kawasan industri, ketersediaan listrik dan air, akses jalan tol dan jalur distribusi, hingga kedekatan dengan rantai pasok bahan baku industri cat.

Selain itu, lokasi di Cikande juga dipandang strategis, untuk mendukung kegiatan logistik perusahaan, baik dalam mendatangkan bahan baku, maupun mendistribusikan produk jadi ke sejumlah daerah di Indonesia. (Autogear.id/Alun Segoro)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan