Denza B5 diperkirakan bakal nongol di pasar otomotif Indonesia, apakah di IIMS 2026? Medcom-uda
Denza B5 diperkirakan bakal nongol di pasar otomotif Indonesia, apakah di IIMS 2026? Medcom-uda

Bocoran Mobil Baru Denza, Bakal Boyong B5 PHEV ke IIMS?

Ahmad Garuda • 19 Januari 2026 09:11
Zhengzhou - Sejumlah pabrikan otomotif di Indonesia sedang menyiapkan mobil-mobil terbaru mereka yang akan tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mendatang. Bahkan juga tak lepas dari persiapan yang dilakukan oleh BYD Group yang membawahi brand Denza di Indonesia.
 
Dalam kunjungan Medcom.id ke Zhengzhou, China pekan lalu, General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto, Liu Xueliang, secara tersirat bakal menghadirkan produk anyar mereka. Kalau ditarik garis terdekatnya, berarti ajang pameran IIMS 2026 yang bakal berlangsung pada Februari bisa jadi momentum utamanya. 
 
Meski tak mengungkapkan kapan mobil tersebut bakal diperkenalkan di Indonesia. Lalu mobil apa saja yang bakal mereka hadirkan nantinya? Liu memberikan kode bahwa itu adalah Denza B5 PHEV. 

"Untuk waktu pengenalan dan peluncurannya, Kami belum bisa tetapkan sekarang. Karena semua prosesnya juga masih dipelajari dengan seksama. Intinya, Kami ingin membawa semua teknologi terbaik Kami di pasar otomotif Indonesia agar tetap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat soal mobilitas ramah lingkungan," ujar Liu pada Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:
Mandatori Biodiesel 2026 Tetap Solar B40, B50 Masih Tahap Kajian


Ia juga menegaskan bahwa teknologi yang mereka miliki hingga super factory yang mereka kembangkan saat ini, disinyalir punya kapasitas untuk memasok kendaraan ke berbagai negara di dunia. Apalagi untuk teknologi kendaraan ramah lingkungan, mereka juga tak main-main dalam hal pengembangannya. 
 
Denza B5 adalah mobil yang memiliki kode DM-i. Artinya mobil ini memiliki dual motor intelligent atau mesin hybrid pintar yang bisa bekerja dengan baik dalam segala kondisi jalan. Mobil ini dilengkapi dengan semua kemampuan standar untuk menjelajah jalan-jalan yang ekstrim. 
 
Bahkan saat mencobanya di trek offroad yang berlokasi di Zhengzhou, tanjakan dengan kemiringan 42 derajat pun dilibas dengan mudah. Berkat fitur Creep yang membuat mobil bisa crawling dengan mudah tanpa harus menginjak pedal gas dan rem. 
 
Untuk pasar domestik Tiongkok, mobil ini tentu bukanlah mobil yang benar-benar baru. Lantaran divisi brand mereka Fangchenbao telah lebih dulu memasrkan Bao 5 yang sama persis dengan mobil B5 ini. Namun soal kapan waktunya bakal meluncur di Indonesia, tentu juga akan melihat kemungkinan soal regulasi pajak untuk mobil hybrid.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan