Jakarta: Mobil listrik semakin mendapat penerimaan positif dari konsumen Indonesia. Pilihan model yang kian beragam, teknologi canggih, serta dukungan ekosistem kendaraan listrik turut memperkuat minat masyarakat terhadap mobil nol emisi tersebut.
Terbaru, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa juga meminang mobil listrik premium Xpeng X9.
Meski kendaraannya dipinang oleh sosok penting di Republik Indonesia, namun pihak Xpeng Indonesia menjelaskan kalau tidak ada perlakuan khusus dalam proses pembelian unit milik Menkeu.
Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto berujar kalau Purbaya melakukan pembelian lewat dealer seperti konsumen pada umumnya.
“Seperti (pembelian) lewat dealer. Nggak ada special request atau apapun ke kita. Sama dengan konsumen biasa,” kata Hari di sela-sela test drive Xpeng X9 di Serpong, Tangerang Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.
Lebih lanjut, Hari menambahkan kalau pihaknya juga tidak tahu persis alasan Menkeu Purbaya memutuskan pilihannya ke Xpeng X9.
Baca Juga :
Masuk di Segmen Gaya Hidup, Kemewahan Apa yang Ditawarkan Xpeng X9?
“Ya kita kurang tahu karena memang dari beliau tidak ada informasi apapun. Tapi tentu salah satunya kalau dari yang kita lihat, karena mungkin produk kita menggunakan nikel untuk high performance.”
“Jadi perlu kita pahami bahwa Indonesia masih menghasilkan nikel untuk baterai. Mungkin pertimbangannya itu. Karena kelihatan di regulasi salah satunya yang berhak mendapatkan insentif yang menggunakan nikel salah satunya," terang Hari.
MPV listrik dengan kenyamanan premium
New Xpeng X9 hadir sebagai evolusi dari MPV listrik premium Xpeng dengan menghadirkan penyempurnaan di berbagai aspek, mulai dari desain eksterior dan kenyamanan kabin. Bahkan mobil ini dilengkapi teknologi cerdas yang mendukung pengalaman berkendara.
Mobil ini mengusung filosofi Starship Design Language 2.0 dengan koefisien hambatan udara hanya 0,236 Cd, dilengkapi Active Grille Shutter untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Di dalam kabin, X9 Facelift menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dengan ruang yang lapang, Cloud-sense Seat 3.0 berbahan Nappa Leather, fitur zero-gravity seat pada baris kedua.
Lalu juga ada sistem hiburan juga didukung XOpera Audio dengan 27 speaker dan tata suara 7.1.6 channel untuk memberikan pengalaman audio yang imersif. Kenyamanan juga ditunjang sistem pendingin udara independen lima zona.
Xpeng X9 dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan kemampuan 5C fast charging, yang memungkinkan pengisian daya dari 10% hingga 80% dalam waktu sekitar 12 menit.
Kendaraan ini juga dilengkapi Rear-Wheel Steering (RWS) dan Dual-Chamber Air Suspension, kombinasi yang dirancang untuk meningkatkan stabilitas sekaligus kenyamanan berkendara.
Fitur keselamatan dan teknologi menjadi salah satu keunggulan utama X9 Facelift. Sistem XPILOT didukung 27 sensor, sementara berbagai fitur bantuan berkendara alias Advanced Driver Assistance System (ADAS) generasi terbaru, intelligent parking, serta 360° transparent chassis melengkapi pengalaman berkendara yang lebih intuitif.
Untuk perlindungan penumpang, X9 Facelift dibekali hingga 9 airbag dan beragam fitur active safety yang dirancang untuk mendukung keamanan di berbagai kondisi jalan.
Harga
Xpeng X9 terbaru tersedia dalam tiga varian. Varian Standard Range Pro dibanderol Rp1,14 miliar.
Kemudian, varian Long Range Pro ditawarkan Rp1,219 miliar, sedangkan Long Range Pro+ menjadi varian tertinggi dengan harga Rp1,259 miliar OTR Jakarta.
Jakarta:
Mobil listrik semakin mendapat penerimaan positif dari konsumen Indonesia. Pilihan model yang kian beragam, teknologi canggih, serta dukungan ekosistem kendaraan listrik turut memperkuat minat masyarakat terhadap mobil nol emisi tersebut.
Terbaru, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa juga meminang mobil listrik premium
Xpeng X9.
Meski kendaraannya dipinang oleh sosok penting di Republik Indonesia, namun pihak Xpeng Indonesia menjelaskan kalau tidak ada perlakuan khusus dalam proses pembelian unit milik Menkeu.
Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto berujar kalau Purbaya melakukan pembelian lewat dealer seperti konsumen pada umumnya.
“Seperti (pembelian) lewat dealer. Nggak ada
special request atau apapun ke kita. Sama dengan konsumen biasa,” kata Hari di sela-sela test drive Xpeng X9 di Serpong, Tangerang Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.
Lebih lanjut, Hari menambahkan kalau pihaknya juga tidak tahu persis alasan Menkeu Purbaya memutuskan pilihannya ke Xpeng X9.
“Ya kita kurang tahu karena memang dari beliau tidak ada informasi apapun. Tapi tentu salah satunya kalau dari yang kita lihat, karena mungkin produk kita menggunakan nikel untuk
high performance.”
“Jadi perlu kita pahami bahwa Indonesia masih menghasilkan nikel untuk baterai. Mungkin pertimbangannya itu. Karena kelihatan di regulasi salah satunya yang berhak mendapatkan insentif yang menggunakan nikel salah satunya," terang Hari.
MPV listrik dengan kenyamanan premium
New Xpeng X9 hadir sebagai evolusi dari MPV listrik premium Xpeng dengan menghadirkan penyempurnaan di berbagai aspek, mulai dari desain eksterior dan kenyamanan kabin. Bahkan mobil ini dilengkapi teknologi cerdas yang mendukung pengalaman berkendara.
Mobil ini mengusung filosofi Starship Design Language 2.0 dengan koefisien hambatan udara hanya 0,236 Cd, dilengkapi Active Grille Shutter untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Di dalam kabin, X9 Facelift menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dengan ruang yang lapang, Cloud-sense Seat 3.0 berbahan Nappa Leather, fitur zero-gravity seat pada baris kedua.
Lalu juga ada sistem hiburan juga didukung XOpera Audio dengan 27 speaker dan tata suara 7.1.6 channel untuk memberikan pengalaman audio yang imersif. Kenyamanan juga ditunjang sistem pendingin udara independen lima zona.

Xpeng X9 dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan kemampuan 5C fast charging, yang memungkinkan pengisian daya dari 10% hingga 80% dalam waktu sekitar 12 menit.
Kendaraan ini juga dilengkapi Rear-Wheel Steering (RWS) dan Dual-Chamber Air Suspension, kombinasi yang dirancang untuk meningkatkan stabilitas sekaligus kenyamanan berkendara.
Fitur keselamatan dan teknologi menjadi salah satu keunggulan utama X9 Facelift. Sistem XPILOT didukung 27 sensor, sementara berbagai fitur bantuan berkendara alias Advanced Driver Assistance System (ADAS) generasi terbaru, intelligent parking, serta 360° transparent chassis melengkapi pengalaman berkendara yang lebih intuitif.
Untuk perlindungan penumpang, X9 Facelift dibekali hingga 9 airbag dan beragam fitur active safety yang dirancang untuk mendukung keamanan di berbagai kondisi jalan.
Harga
Xpeng X9 terbaru tersedia dalam tiga varian. Varian Standard Range Pro dibanderol Rp1,14 miliar.
Kemudian, varian Long Range Pro ditawarkan Rp1,219 miliar, sedangkan Long Range Pro+ menjadi varian tertinggi dengan harga Rp1,259 miliar OTR Jakarta.
(PRI)