NEWSTICKER
Hyundai Ioniq EV, mulai diperkenalkan dan sudah bisa dipesan dengan harga Rp569 juta. medcom.id/Ahmad Garuda
Hyundai Ioniq EV, mulai diperkenalkan dan sudah bisa dipesan dengan harga Rp569 juta. medcom.id/Ahmad Garuda

Mobil Listrik

Harga Hyundai Ioniq 'hanya' Rp569 Juta?

Otomotif mobil listrik hyundai
Ahmad Garuda • 24 Januari 2020 17:30
Jakarta: Tahun 2020 sepertinya jadi momentum bagi industri otomotif untuk meluncurkan produk-produk kendaraan listriknya. Meski beberapa di antaranya sudah cukup eksis, namun pabrikan yang punya komitmen besar seperti Hyundai, juga tak ingin kalah dalam hal memberikan kejutan besar.
 
Hari ini, Jumat (24/1/2020), mereka secara resmi mengumbar harapan baru mereka di pasar otomotif nasional, yaitu Hyundai Ioniq EV (electric vehicle). Tentu ini jadi bagian dari komitmen besar tersebut. Meski mereka punya versi hybrid dan plug-in hybrid, namun pabrikan asal Korea itu mengambil lompatan besar dengan memperkenalkan mobil dengan penggerak listrik murni.
 
"Ini menjadi komitmen besar dari kami untuk menunjukkan bahwa eksistensi kami membawa mobil-mobil berteknologi terbaru itu sangat besar. Termasuk dengan membawa Ioniq ke Indonesia. Mobil ini bahkan sudah melalui proses uji tipe dan dinyatakan tidak mengalami masalah. Tinggal orang yang akan mengemudikannya saja yang harus melakukan adaptasi," klaim Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia, Hendrik Wiradjaja kepada Medcom.id di momentum tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga Hyundai Ioniq 'hanya' Rp569 Juta?
Kompartemen mesin digunakan untuk menempatkan motor listrik serta inverter tenaga dari baterai ke roda
 
Ia melanjutkan bahwa dipilihnya Ioniq dengan tenaga murni listrik dan harus melalui proses pengisian baterai alias pengecasan, juga jadi trik mereka mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mobil listrik di Indonesia. Apalagi 20 unit mobil tersebut untuk fleet sudah dibeli langsung oleh Grab.
 
"Tentu kami juga sangat berterimakasih kepada Grab karena mereka melihat bahwa mobil ini punya kualitas bagus dan bisa diandalkan untuk sistem transportasi umum. Meski dapa uji tipenya plat hitam, namun mobil ini sah dan bisa digunakan saat dipesan melalui aplikasi."
 
Dalam kerja sama dengan Grab ini, Hyundai langsung menjual 20 unit dan langsung ditempeli stiker khusus perusahaan transportasi daring tersebut.
 
Mobil ini memiliki kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 38,3 kW yang merupakan baterai lithium-ion polymer terbaru. Kapasitas besar ini mampu menempuh jarak perjalanan cukup jauh yaitu hingga 373 km berdasarkan pengetesan internal yang mereka lakukan.
 
Harga Hyundai Ioniq 'hanya' Rp569 Juta?
 
Untuk urusan tenaganya setara dengan 136 daya kuda atau sekitar 100 kW dan torsinya mencapai 295 Newton meter. Tentu beberapa fitur canggih yang sudah ada di mobil-mobil modern kebanyakan seperti pop-up head unit, lalu sudah bisa terkoneksi Android Autolink dan Apple Car Play hingga ragam koneksi interface lainnya.
 
Satu-satunya fitur unik yang jarang dijumpai untuk tipe mobil listrik dari brand lainnya adalah penggunaan sistem deselerasi melalui paddle shift. Namun berbeda dengan paddle shift pada umumnya, punya Ioniq EV ini memiliki fungsi sebagai sistem pengereman regeneratif. Yaitu memanfaatkan panas yang terjadi di sistem pengereman dan mengubahnya jadi tenaga listrik untuk diisi kembali ke baterai.
 
Lantaran BBNKB-nya dipatok dengan harga 0 persen, maka harga jual yang dipasarkan pun bisa lebih kompetitif. Yaitu hanya Rp Untuk harga jualnya jadi cukup bersaing yaitu Rp569 juta. Dengan semua teknologi terbaru yang ada di mobil tersebut, tentu harga ini masih cukup kompetitif. Dan ini menjadi kesempatan bagi orang Indonesia untuk mulai menggunakan mobil listrik.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif