Peta kekuatan berubah di Dakar Rally, usai penarikan diri Peugeot Racing dari ajang balap tersebut. RedBull
Peta kekuatan berubah di Dakar Rally, usai penarikan diri Peugeot Racing dari ajang balap tersebut. RedBull

Peta Kekuatan Berubah di Dakar Rally 2019

Otomotif balap motor yamaha ktm peugeot balap mobil mini dakar rally
Ahmad Garuda • 03 Januari 2019 06:33
Peru: Akhir pekan ini nanti yaitu Minggu (6/1/2019), Dakar Rally akan resmi dibuka dan menjadi penanda bahwa event balap terganas dunia itu akan jadi pembuktian para pereli jawara dunia. Apalagi kalau bukan karena berubahnya peta kekuatan para pereli begitu pun dengan tunggangan yang akan mereka gunakan.
 
Perubahan ini dipicu oleh tim utama Peugeot yang dihuni oleh para pereli jawara, mengambil langkah mundur dan mulai ini takkan ikut balap lagi. Padahal posisi mereka dari tahun ke tahun sejak ikut di Dakar Rally di 2016 selalu bertarung meraih kemenangan di akhir lomba.
 
Peta Kekuatan Berubah di Dakar Rally 2019

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pereli tim Peugeot Menyebar
Sebagai akibat dari bubarnya tim pabrikan asal Prancis untuk balap tersebut, membuat para perelinya menyebar ke beberapa tim yang memang terkenal kuat. Misalnya X-Raid Racing, lalu ada juga yang bergabung dengan tim privatir masih menggunakan mobil yang sama. Bahkan ada jawara tahun lalu yaitu Carlos Sainz malah berani uji nyali menggunakan Buggy dari MINI.
 
Carlos Sainz Ragukan Reliabilitas MINI Buggy
Pereli pertama yang patut mendapat sorotan besar adalah Sainz. Pereli kawakan asal Spanyol itu bergabung dengan tim X-Raid Racing menggunakan Buggy yang dibuat dari MINI. Meski Ia sukses mengantongi kemenangan etape saat menggunakan MINI Cooper All4 dari 2012-2015, namun untuk versi Buggy, Ia sangat ragu.
 
Peta Kekuatan Berubah di Dakar Rally 2019
 
Melalui keterangan resminya kepada Motorsport.com, bahwa meski sudah melakukan pengembangan yang cukup besar terhadap mobil itu, namun Ia meragukan reliabilitas (kemampuan bertahan) dipacu dalam kecepatan tinggi dengan kondisi trek dan cuaca ekstrim selama 10 etape dengan total jarak sejauh 5.000 km. Apalagi 70 persen trek yang disajikan adalah gurun pasir.
 
Sebastien Loeb Masih Pakai Peugeot 3008DKR
Pereli kedua yang juga mendapat sorotan tajam adalah sang jawara World Rally Championship (WRC) 8 kali berturut-turut, Sebastien Loeb. Selepas dari tim pabrikan Peugeot, Ia tampaknya tak mau berpaling ke mobil lain. Pereli yang dinavigatori Daniel Elena itu pun memilih PH Sports yang merupakan tim privatir. Mereka menggunakan Peugeot 3008DKR spesifikasi 2017.
 
Peta Kekuatan Berubah di Dakar Rally 2019
 
Menurut Loeb, tantangan besar kali ini bukan soal sulitnya lintasan atau konflik internal di tim pabrikan. Melainkan karena Ia menggunakan mobil spesifikasi 2017 dan berada di tim privatir. Sebagai tim konsumen bagi Peugeot, tentunya Ia sadar, dukungan yang bakal diberikan pabrikan, tak bisa seperti saat Ia berada di tim utama.
 
Kembalinya Robby Gordon
Nama Robby Gordon mungkin sangat dirindukan di dua musim terakhir Dakar Rally. Mengingat hanya pereli asal Amerika itu yang mampu membawa brand Hummer meraih posisi terbaik di ajang reli terganas ini. Namun kembalinya Ia di 2019 bakal jadi obat para penggemarnya. Sayangnya, tahun ini Ia takkan menggunakan Hummer dan memilih mobil Buggy Textron Wildcat XX.
 
Peta Kekuatan Berubah di Dakar Rally 2019
 
Kategori Motor, KTM jadi Target
Di kategori roda dua, keseruannya bakal berbeda. Mengingat KTM yang terlalu solid meraih kemenangan sejak Dakar Rally tahun 2000, sangat konsisten. Bahkan ketika para pereli Honda dan Yamaha mulai meraih hasil bagus, selalu saja ada masalah yang dialami para perelinya. Sehingga membuat KTM selalu berada di barisan terdepan.
 
Tentu pabrikan KTM bakal jadi target utama tim-tim balap di kategori motor. Toby Price, Sam Sunderland dan Matthias Walkner yang memperkuat tim asal Austria itu, pun percaya masih bisa meraih dominasi kuat tahun ini.
 
Seseru apa balap lintas negara itu tahun ini? jangan lewatkan informasinya di Medcom.id.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif